Pentingnya Kajian Berkala untuk Meningkatkan Kesadaran Perempuan dan Remaja

- Redaksi

Senin, 26 Agustus 2024 - 22:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Fitriyani, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Komisi A Kutai Timur (Kutim). saat ditemui oleh awak media menekankan pentingnya kajian berkala sebagai bagian dari upaya pemberdayaan perempuan dan pendidikan generasi muda, program-program ini harus dilengkapi dengan kajian-kajian yang teratur untuk memberikan dampak yang lebih besar.

“Kita sudah memiliki program-program pemberdayaan perempuan, tetapi penting untuk memastikan bahwa kajian-kajian ini bisa terus dilakukan. Ini memerlukan alokasi anggaran yang memadai agar efektivitasnya bisa terjaga,” jelasnya.

Baca Juga :   DPRD Kutim Fokuskan Anggaran Kesehatan untuk Perluas Layanan ke Masyarakat

Peran perempuan dalam penerapan edukasi ini perlu didukung dengan kegiatan-kegiatan seperti kajian-kajian rutin bahwa program-program ini harus dilengkapi dengan kajian-kajian yang teratur untuk memberikan dampak yang lebih besar, khususnya dalam mengurangi perilaku negatif di kalangan remaja.

“Bisa saja dianggarkan, tergantung bagaimana komunikasi dan kerja sama kita dengan dinas-dinas yang menangani masalah ini,” tambah Fitriyani.

Baca Juga :   Abdi Firdaus, Minta Penambahan Anggaran untuk Dinas Pemadam Kebakaran

Pendekatan yang terorganisir dan berkelanjutan, diharapkan bisa mempersempit potensi masalah di masa depan, dan memberikan pendidikan yang lebih mendalam mengenai perilaku yang baik dan buruk. Adanya kajian-kajian sehingga harapannya perempuan dan remaja dapat meningkat kesadaran diri dan meningkatkan kualitas dirinya.

Pentingnya kerja sama antara DPRD dan dinas terkait untuk memastikan bahwa anggaran dan kegiatan edukasi bisa disalurkan dengan baik, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan dan remaja, dapat meningkat. Pengembangan generasi mendatang dan mengurangi berbagai permasalahan yang mungkin timbul di masyarakat.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA