dr. Novel Soroti Tiga Sektor Di Kutai Timur Yang Masih Belum Maksimal Pengelolaannya.

- Redaksi

Rabu, 1 November 2023 - 13:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Kutai Timur sebagai wilayah yang terus berkemban,  diharapkan mampu memanfaatkan semua sektor yang ada didalamnya, guna menunjang perekonomian masyarakat.

Namun ada beberapa sektor yang masih di anggap belum maksimal dalam pengelolaannya. Padahal sektor tersebut jika diupayakan dapat memiliki potensi penghasil pendapatan untuk masyarakat

Salah satunya terkait pertanian, perkebunan dan peternakan yang dirasa kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Baca Juga :   Salurkan Aspirasi Pada Petani Madu Kelulut Kutim, Hj. Fitrniani Harapkan Petani Lebih Semangat Maju Terus Pantang Mundur

dr Novel Tyty Paembonan  selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyebutkan ketiga sektor ini masih minim perhatian dari pemerintah.

Sektor-sektor tersebut seperti berusaha bertahan dengan mengandalkan kemampuan sendiri sehingga kurang maksimalnya hasil yang diperoleh.

Jadi karena kurangnya perhatian pemerintah pada ketiga sektor tersebut juga disinyalir membuat perkembangan dan pertumbuhan sektor tidak progresif.

Baca Juga :   Faizal Rachman, Tegaskan Proyek MYC Tidak Bisa Utang-Piutangkan

“Tapi sektor lain juga jangan dilupakan yang jadi penunjang, contoh pertanian, peternakan, sektor kelautan kita yang sampe hari ini menurut saya tidak maksimal,” jelasnya belum lama ini.

Ia juga menganggap bahwa, seluruh elemen pemerintahan wajib turun tangan meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan ketiga sektor tersebut.

“Semua harus komperhensif, semua harus terintegrasi dengan baik,” singkatnya.

Baca Juga :   Pansus LKPJ Berikan 16 Rekomendasi Untuk Pemkab Kutim

Di akhir Novel berharap , dengan maksimalnya perkembangan dan pertumbuhan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan, dapat meningkatan kesejahteraan para pekerja yang mencari penghasilan di dalamnya.

Tentu saja ini akan berimbas langsung pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutim seperti yang diharapkan oleh pemerintah.(adm1)

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA