Pansus LKPJ Berikan 16 Rekomendasi Untuk Pemkab Kutim

- Redaksi

Selasa, 14 Mei 2024 - 23:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – DPRD Kabupaten Kutai Timur gelar pansus. Kegiatan tersebut dilaksanakan guna membahas Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberikan 16 rekomendasi pada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur ( Pemkab Kutim).

Dalam kesempatan tersbut, pansus di  pimpin leh Ketua Pansus LKPJ, Hepnie Armansyah yang merupakan ketua komis B DPRD Kabupaten Kutai Timur.

Baca Juga :   Faizal Rachman Desak Pemkab Tangani Persoalan Sampah di 18 Kecamatan

Dirinya mengatakan rekomendasi tersebut keluar berdasarkan tahapan-tahapan pembahasan mulai dari pembahasan bersama SKPD hingga pada inspeksi mendadak proses pembangunan.

“Dari pembahasan kami, ada 16 rekomendasi untuk pemerintah daerah,” kata Hepnie, Selasa (14/5/2023).

Rekomendasi-rekomendasi tersebut diantaranya;

Dokumen LKPJ harus menjadi acuan pelaksanaan program pembangunan yang akan datang.

Hepnie juga meminta Bapenda lebih cermat dalam penyusunan anggaran dan program pembangunan, Melakukan reformasi birokrasi dan perbaikan manajemen ASN.

Baca Juga :   Serapan APBD Kutim 2024 Baru Capai 12 Persen, Agusriansyah Ridwan: Penyerapan Masih Berproses

Singkronisasi perencanaan pembangunan Daerah, Merancang hilirisasi pertanian, peternakan dan perkebunan untuk membuka lapangan pekerjaan

Memperluas akses program jaminan sosial, Mengevaluasi secara menyeluruh terhadap program, kebijakan dan peningkatan SDM.

Hingga pada proses pembangunan atau berjalannya program Multi Year Contrak (MYC) pemkab Kutim.

Harapnya Kutai Timur terus berbenah guna menyongsong pembanguna daerah lebih baik. Dubutuhkan kerja sama dari semua pihak yang memang diberi wewenang untuk membangun Kutai Timur. Tanggung jawab yang diemban sebaiknya bisa dilaksanakan dengan baik sesuai yang telah di rencanakan.

Baca Juga :   Anggota DPRD Komisi D Soroti Wacana Pemerintah Tentang Program Pendidikan Gratis Di Kutim

Tentu saja termasuk masyarakat. Dukungan masyarakat terhadap pembangunan daerah sangatlah penting.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA