Akses Internet Penting untuk Sukseskan Merdeka Belajar, Namun Masih Ada Titik Blank Spot di Pelosok Kutim

- Redaksi

Kamis, 2 Mei 2024 - 22:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Joni, mengungkapkan bahwa akses internet yang memadai merupakan hal krusial dalam mendukung program Merdeka Belajar. Namun, masih terdapat titik blank spot jaringan internet di beberapa wilayah pelosok Kutim yang perlu segera ditangani.

Joni menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menganggarkan dana untuk penambahan jaringan dan akses internet di tahun ini. “Ini sedang diupayakan oleh pemerintah, kami DPRD telah menyetujui anggarannya. Program ini akan dilaksanakan secara bertahap, dengan target tahun 2024 sudah dimulai dan diharapkan tahun depan bisa rampung,” ujarnya.

Baca Juga :   Arfan, Menolak Usulan Pencabutan Perda yang Tidak Berjalan

Peningkatan infrastruktur internet ini diharapkan dapat memastikan bahwa seluruh wilayah di Kutim, termasuk pelosok-pelosok yang sebelumnya terkendala akses internet, dapat mendukung penuh program Merdeka Belajar.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap siswa dan pendidik memiliki akses yang memadai untuk belajar dan mengajar dengan baik,” tambah Joni.

Upaya peningkatan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kutim serta mendukung terwujudnya visi merdeka belajar yang inklusif dan merata di seluruh daerah.

Baca Juga :   Ubaldus Badu Soroti Tingginya Harga Beras dan BBM di Kecamatan Karangan

Kita ketahui bersama, bahwa akses internet untuk mendukung pendidikan di daerah sangat di butuhkan, materi pembelajan sangat banyak yang bisa di akses para siswa, sehingga memudahkan mereka untuk mengerjakan tugas atau membuat sesuatau sesuai bakat dan minat mereka.

Dengan seringnya mereka mengakses internet, dan tentu saja dengan pengawasan maka ilmu yang mereka dapat juga akan bertambah. ini menjadi catatan penting bagi kita semua terutama pihak berwenang dalam hal ini pemerintah untuk segera memberikan layanan akses internet hingga ke plosok.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru