Mulyana: Pemerintah Harus Prioritaskan Belanja Modal daripada Belanja Operasi

- Redaksi

Jumat, 14 Juni 2024 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur, Mulyana, meminta Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk lebih mengutamakan belanja modal ketimbang belanja operasi. Dalam nota penjelasan pemerintah, belanja operasi mencapai Rp 4,25 triliun, sementara belanja modal hanya Rp 3,29 triliun.

Mulyana menjelaskan bahwa baik DPRD maupun pemerintah memahami bahwa belanja operasi adalah pengeluaran anggaran untuk kegiatan sehari-hari pemerintah. Sedangkan belanja modal adalah pengeluaran anggaran untuk memperoleh aset yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi.

Baca Juga :   Basti Sangga Langi Hadiri Pelantikan KKLR Kutim Dan Beri Pesan Perkuat Persatuan dan Silaturahmi

“Belanja modal memiliki dampak jangka panjang yang lebih signifikan karena berkaitan dengan pengadaan aset yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastruktur di daerah,” ujar Mulyana.

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mempertimbangkan untuk memperbesar alokasi belanja modal. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :   Leni Anggriani Serap Aspirasi Buruh di Kecamatan Sandaran, Kobun, dan Karangan

Dengan mengutamakan belanja modal, diharapkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum dapat ditingkatkan, sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.

Program yang sudah dibuat oleh pemerintah sedemikian rupa, tentu saja sudah memiliki target perencenaan yang matang, untuk itu, mempertimbangkan alokasi belanja modal diharapkan bisa merealisasikan rencana program yang terarah yang ada di Kutai Timur.

Baca Juga :   Sinergi Bangun Kutai Timur Antara DPRD Dan Pemkab Kutai Timur Di Sandaran Di Apresiasi Agusriasnyah.

Harapanya, semua pihak yang bertanggung jawab pada program tersebut, baiknya berkonsentrasi guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kutai Timur. Karena pembangunan disegala sektor sangat dinanti oleh masyarakat.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA