PKK dan Dasawisma Akan Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 22:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Komisi A Kutai Timur (Kutim), dan perwakilan perempuan Hj. Fitriani menegaskan pentingnya peran PKK dan Dasawisma dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Kutai Timur.

“Makanya dengan adanya PKK, Dasawisma yang sudah ada di galak pemerintah sudah menyebar ke RT, ke dusun, Kecamatan, terbawah itu sudah terakomodir,” ujarnya.

Baca Juga :   Sekolah SMA dan SMK di Kutim Over Kapasitas, Hasna Usulkan Sistem Sekolah Pagi Sore

Fokus pada kebijakan untuk mengatasi masalah yang ada, penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama melalui PKK di tingkat  Kecamatan. Pemberdayaan perempuan memerlukan anggaran yang memadai, pentingnya dukungan anggaran dalam mengimplementasikan program-program tersebut.

“Kalau pemerintah ya itu kabupaten, sama dengan pemberdayaan perempuan itu yang kita perlukan memang, jadi anggaran harus banyak diberikan kepada dinas pemberdayaan perempuan,” kata Fitriyani.

Baca Juga :   Arfan Ucapkan Selamat Dan Beri Pesan Kepada Pengurus Baru Persatuan Wartawan Indonesia Kutai Timur

Keberhasilan pemberdayaan perempuan sangat tergantung pada alokasi anggaran yang tepat dan memadai, perlunya peningkatan kualitas program dan distribusi anggaran yang lebih baik. Anggaran yang ada harus tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Adanya PKK dan Dasawisma yang telah berjalan hingga ke tingkat bawah, Harapannya bahwa pemberdayaan perempuan di Kutai Timur dapat meningkat secara signifikan, sehingga dapat menjadi program-program yang bisa memberikan ruang kepada perempuan yang ada di pelosok hingga di kota.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru