Dorong Pemerintah untuk Memperluas Zona Pembangunan SMA, Fitriani Harapkan Kutim Tak Lagi Kekuranag Sekolah

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Hj, Fitriani mengutarakan pendapatnya terkait penambahan sekolah SMA di Kutai Timur. Hal ini menjadi sangat penting untuk mengakomodasi pertumbuhan jumlah anak-anak di daerah tersebut serta pendatang yang semakin banyak dapat terakomodir keseluruhan.

“Banyak anak-anak berprestasi tapi tidak terakomodir di sekolah yang dia inginkan karena adanya zona-zona,” ungkapnya.

Baca Juga :   Agusriansyah Hadiri Pelantikan Pengurus KKLR Dan Berharap Paguyuban Beri Kontribusi Pembangunan Di Kutim

Masalah zona sekolah yang membatasi akses siswa berdasarkan lokasi, banyak anak-anak berprestasi yang tidak terakomodir dengan baik karena kebijakan zona. Menurutnya, penambahan sekolah SMA dapat membantu mengatasi masalah ini dengan memberikan lebih banyak kesempatan kepada siswa.

“Kalau saya sih setuju dengan penambahan sekolah karena memang anak-anak di Kutai Timur semakin banyak,” tutur Fitriyani.

Baca Juga :   Joni Sosialisasikan Peraturan Daerah Tentang Perlindungan Anak Di Sangatta Selatan Kutim

Peningkatan jumlah penduduk di Kutai Timur, baik dari kalangan lokal maupun pendatang, menunjukkan perlunya fasilitas pendidikan yang memadai menambahkan bahwa urbanisasi yang meningkat juga turut berkontribusi pada kebutuhan akan lebih banyak sekolah SMA, pemerintah dapat melihat situasi ini dengan serius dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperluas jumlah fasilitas pendidikan

Baca Juga :   Pandi Widiarto Beri Pandangan Dampak Positif dan Negatif Perusahaan KPC bagj Masayarakat Kutim

Adanya tambahan sekolah, lebih banyak anak-anak di Kutai Timur dapat mendapatkan akses ke pendidikan yang berkualitas. Pentingnya menyesuaikan kebijakan tersebut dengan kebutuhan di daerah. Harapannya agar langkah-langkah ini segera direalisasikan untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di Kutai Timur. Kita Semua berharap secepatnya akan ada pembanguna sekolah lagi.

 

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA