Disdikbud Kutim Berikan Solusi Melalui Program Seragam Gratis untuk Siswa

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan solusi untuk meringankan beban orang tua melalui program seragam gratis. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk mendukung akses pendidikan yang lebih terjangkau bagi semua kalangan, terutama masyarakat menengah ke bawah yang sangat merasakan manfaatnya.

“Semuanya ada solusi, dan insyaallah kami akan memberikan solusi-solusi terbaik terkait pemberian seragam gratis ini,” ungkap Mulyono. Ia menjelaskan bahwa program ini dibuat agar orang tua merasa terbantu dengan kebijakan yang diambil. “Harapannya, kebijakan ini bisa benar-benar meringankan orang tua,” lanjutnya.

Baca Juga :   Yonavia Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Keamanan Jaringan dalam Digitalisasi Pendidikan

Mulyono memahami beban pendidikan karena pernah merasakannya secara langsung. “Saya mengalami dan mengerti bagaimana sulitnya menempuh pendidikan dulu,” jelasnya. Dalam pelaksanaan program ini, Disdikbud memberikan fleksibilitas bagi orang tua yang sudah terlanjur membeli seragam. Mulyono menjelaskan bahwa seragam yang dibeli tetap bisa digunakan sebagai cadangan, sehingga tidak akan mubazir. “Seragam itu kan setahun sekali diberikan. Jadi enggak mungkin selama setahun hanya pakai itu-itu saja,” tambahnya, seraya memastikan bahwa keputusan orang tua yang sudah membeli seragam tetap memiliki nilai manfaat.

Baca Juga :   STAIS Dan STIPER akan Digabungkan, Begini Tanggapan Asisten III Kutim

Mulyono juga mengakui bahwa bantuan ini menjadi sangat berarti bagi keluarga menengah ke bawah, di mana bahkan nilai kecil bisa berdampak besar. “Mohon maaf, bagi orang yang mampu, mungkin nilai Rp10.000 tidak berarti. Tapi bagi yang menengah ke bawah, itu besar sekali, dan saya sangat mengerti itu,” ungkapnya.

Melalui kebijakan ini, Disdikbud Kutim berharap program seragam gratis dapat benar-benar membantu para orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka tanpa merasa terbebani secara finansial, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung bagi seluruh siswa di Kutim. (Adv)

Berita Terkait

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru