Mulyono Sebut 35 Sekolah Di Kutai Timur Siap Ditetapkan sebagai Kawasan Sekolah Rujukan Google

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 13:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur saat ditemui awak media, mengatakan bahwa ada sebanyak 35 sekolah yang di targetkan untuk ditetapkan sebagai Kawasan Sekolah Rujukan Google (KSRG) di tahun 2025. Mulyono menegaskan bahwa hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melaluipembelajaran digital. Mulyono juga mengatakan jika program KSRG ini akan dilaksanakan di sekolah-sekolah yang berada di wilayah kota terlebih dulu, mengingat kesiapan infrastruktur serta kualitas jaringan internet yang dinilai lebih memadai.

Baca Juga :   Bupati Ardianyah Pastikan Event dan Program UMKM Tetap Berjalan Menyesuaikan APBD

“masih wilayah Kota, kenapa kita fokus di Kota karena secara infrastruktur masih memadai, karena Namanya pembelajaran Google kan pasti berkaitan dengan internet, bukan berarti di pedalaman kita tidak pasang, kita sudah pasang starlink juga disana, tapikan untuk pembelajaran diperlukan kapasitas yang besar, di kota-kota kan kapasitas internetnya tidak terbatas tergantung kita bisa sanggupnya ajakan, “ jelas Mulyono

Baca Juga :   Eddy Markus Palinggi Imbau Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2024

Mulyono juga mengatakan Disdikbud, mendukung penuh pengembangan Kawasan Sekolah Rujukan Google (KSRG) di sekolah. Syarat untuk menjadi KSRG adalah semua guru harus mendapatkan BIMTEK Level 0, minimal 30 % dari guru diwajibkan menempuh sertifikasi Level 1 (L1) dari Google.

Mulyono juga menyatakan bahwa Disdikbud mengharuskan minimal 60 unit Chromebook yang menjadi salah satu syarat teknis, diharapkan jumlah tersebut cukup untuk menunjang proses belajar minimal bagi dua kelas secara bergantian.

Baca Juga :   Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

“jadi gini kalau menjadi KSRG itu syaratnya ada 4, pertma dalam satu sekolah semua guru harus mendapatkan pelatihan level zero, kedua minimal 30% dari guru punya sertifikan L1 dari Google, ketiga semua warga belajar harus memiliki akun baik guru maupun murid dan yang ke empat minimal ada 60 Chromebook, “ katanya

Program ini diharapkan dapat menjadi awal dari penerapan Pendidikan Digital di Kabupaten Kutai Timur.

 

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru