Pemkab Kutim: Prioritas Pembangunan Ditentukan Perencana, PU Hanya Melaksanakan Mandat

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 13:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – PLT Kadis PU Joni Abdi Setia, menanggapi isu mengenai polemic dalam kelanjutan pembangunan gedung dan garasi kendaraan untuk Polda di Kutai Timur mendapatkan tanggapan dari pihak pemerintah daerah. Sejumlah masyarakat mempertanyakan alasan pembangunan fasilitas Polda terus berjalan sementara beberapa infrastruktur daerah dinilai belum terselesaikan. Namun Pemkab menegaskan proses tersebut merupakan bagian dari kerja sama resmi pemerintah yang sudah berlangsung sejak lama.

Baca Juga :   Kutai Timur Perkuat Pembinaan Atlet Muda Lewat Event Olahraga Tahunan

Joni menjelaskan bahwa pembangunan ini mengikuti mekanisme yang berlaku, yakni melalui hibah bangunan. Surat permohonan yang dikirim ke Mabes Polri, menurutnya, termasuk kategori dukungan pembangunan fasilitas negara.

“Jadi ini hibah bangunan. Kerja sama seperti ini sudah lama ada, bukan hanya di Kutai Timur, tetapi di banyak daerah lain,” kata Joni

Baca Juga :   Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Salehuddin Minta Pemerintah Prioritaskan Sarpras Sekolah

Dalam hal ini Joni menegaskan jika pihaknya bekerja berdasarkan tugas yang tercantum dalam mandat yang pihaknya terima. Karena itu, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk menentukan apakah Pembangunan akan terus dilanjutkan atau berhenti.

“Kami ini eksekutor, kami bagian teknis saja. Kalau sudah masuk DBA sesuai mandat, pasti kami kerjakan. Selebihnya bukan wewenang kami, kami hanya eksekutor saja,” jelasnya.

Baca Juga :   Ajarkan Cara Mudah Pasarkan Produk, Dinas Koperasi Adakan Pelatihan E-Catalog Untuk UMKM Kutim

Mengenai kritik dalam proses pembangunan garasi Polda, Plt Kadis PU juga menyatakan jika kebutuhan fasilitas operasional bukan hal yang bisa dinegosiasikan secara teknis.

“kalau soal garasi itu kebutuhan operasional. Bukan kami yang menentukan apakah itu penting atau tidak, tentu ada pihak yang lebih berwenang mengenai hal ini” ujar Joni.(ADV)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru