Home / Pro

Pjs Bupati Kutim Tegaskan Pentingnya Kepatuhan Regulasi dalam Berinvestasi

- Redaksi

Kamis, 24 Oktober 2024 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta, Kutai Timur – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur (Kutim), Agus Hari Kesuma (AHK), menekankan pentingnya kepatuhan pada regulasi dalam berinvestasi, meskipun pemerintah terus memberikan kemudahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat daya saing usaha. Hal ini disampaikan Agus saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko” yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim di Q Hotel, Sangatta, Kamis, 24 Oktober 2024.

Agus menegaskan bahwa penyederhanaan regulasi harus tetap efisien, transparan, dan berkeadilan, agar mempermudah pelaku usaha tanpa mengabaikan aturan yang berlaku. “Penyederhanaan regulasi yang efisien, transparan, dan berkeadilan bertujuan untuk mempermudah pelaku usaha serta memperkuat iklim investasi. Namun, jangan sampai kemudahan tersebut mengabaikan aturan yang bisa berdampak pada lingkungan sekitar,” ujarnya tegas.

Baca Juga :   Pjs Bupati Kutim Buka Bimtek Mitigasi dan Resolusi Konflik Pilkada

FGD ini menjadi ruang strategis bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi mengenai cara menjaga keseimbangan antara pengembangan usaha dan kepatuhan pada regulasi. “FGD ini adalah wadah yang penting untuk bertukar pikiran, mencari ide, dan menemukan solusi, sehingga setiap langkah dalam pendirian usaha tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku. Tujuannya adalah tata kelola perizinan yang lebih baik dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tambah Agus.

Agus juga menyampaikan bahwa Kutim memiliki potensi besar yang menarik bagi para pelaku usaha, namun hal ini juga menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam mengelola perizinan. “Tantangan ke depan adalah bagaimana kita mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam hal pengelolaan perizinan. Dengan SDM yang kompetitif, kita bisa menarik lebih banyak investasi, baik dari dalam maupun luar negeri,” jelasnya.

Baca Juga :   Agus Hari Kesuma: Pentingnya Pemetaan Wilayah Potensi Konflik Pilkada 2024

Melalui FGD ini, diharapkan Kutim dapat semakin mengoptimalkan peluang investasi dengan tetap menjaga prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Agus mengajak seluruh stakeholder untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan usaha yang kondusif dan ramah investasi, tetapi tetap teguh pada prinsip-prinsip governance yang baik.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kutim, Darsafani, melaporkan bahwa hingga triwulan III tahun 2024, realisasi investasi di Kutim telah mencapai angka Rp 4,565 triliun, atau 37,33 persen dari target tahun 2024 sebesar Rp 12,23 triliun. Jika mengacu pada target renstra DPMPTSP sebesar Rp 9 triliun, capaian tersebut sudah mencapai 50,72 persen.

Baca Juga :   Pjs Bupati Kutim Sidak Dinas Pemadam Kebakaran, Pastikan Kesiapan Penanganan Karhutla

“Melalui FGD ini, kami berharap dapat meningkatkan kepatuhan para pelaku usaha, baik dari sisi teknis maupun administratif, serta menemukan solusi atas tantangan yang mungkin muncul di lapangan,” kata Darsafani.

FGD ini juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Direktur Kementerian Investasi Wilayah II Rita, tim simulasi dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta Koordinator Tenaga Ahli PT Surveyor Indonesia Yudi Prasetyo. Dengan keterlibatan berbagai pihak, FGD ini diharapkan dapat menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah daerah, Pemerintah Pusat, serta pelaku usaha dalam mewujudkan iklim investasi yang kondusif di Kutim.(Adv)

Berita Terkait

Diskominfo Staper Kutim Gandeng Ahli Siber untuk Bimtek Keamanan Informasi
Pjs Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Peran Semua Pihak dalam Menciptakan Suasana Kondusif Jelang Pilkada
Pjs Bupati Kutim Apresiasi Sinergi Forkopimda dan Forkopimcam Jelang Pilkada
AHK Apresiasi Upaya Dinkes Kutim dalam Penurunan Angka Stunting
Pjs Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Upaya Preventif dalam Penanganan Stunting
Asisten Pemkesra Kutim Apresiasi Pelatihan E-MTQ, Dorong Inovasi untuk Tingkatkan Prestasi
Pemkab Kutim Gelar Seminar Kajian Tunjangan Kinerja Daerah 2024
Agus Hari Kusuma Apresiasi Pemecahan Rekor MURI oleh Pelajar Kutim

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru