Home / Pro

Pjs Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Upaya Preventif dalam Penanganan Stunting

- Redaksi

Rabu, 30 Oktober 2024 - 21:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

SANGATTA – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur (Kutim), H M Agus Hari Kesuma (AHK), menekankan pentingnya upaya preventif dalam penanganan stunting saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Kesehatan Kutim pada Rabu, (30/10/2024). Didampingi oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan, Sulastin, kedatangan AHK disambut hangat oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr Bahrani, Plt Sekretaris Dinkes, Fatimah, dan jajaran staf Dinas Kesehatan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, AHK menggarisbawahi urgensi stunting sebagai masalah kesehatan masyarakat yang harus diatasi secara komprehensif. “Stunting ini menjadi isu yang selalu dibahas, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga pusat. Saya ingatkan, terutama kepada Dinas Kesehatan, karena mereka yang paling memahami prosedur penanganannya,” ungkap AHK dengan penuh harap.

Pjs Bupati Kutim ini menekankan pentingnya deteksi dini sebagai langkah efektif untuk mencegah stunting. Menurutnya, penanganan stunting seharusnya dilakukan sebelum masalah kesehatan tersebut muncul, bukan setelah anak terdiagnosis stunting. “Harusnya sejak dini bahkan dari awal kita sudah bisa melakukan pencegahan. Jangan sampai anak sudah kena stunting baru kita sibuk menangani,” tambahnya.

AHK juga mengingatkan bahwa ada fase pra-stunting atau kondisi ketika anak berada pada risiko tinggi mengalami stunting. Pada fase inilah, Dinas Kesehatan dan pemangku kepentingan terkait diharapkan sudah mulai melakukan identifikasi dan penanganan sesuai prosedur untuk menghindari stunting.

Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan, Sulastin, serta Kepala Dinas Kesehatan, dr Bahrani, mendukung penuh arahan Pjs Bupati ini. Mereka menyatakan bahwa Dinas Kesehatan siap untuk memperkuat upaya preventif dan meningkatkan deteksi dini melalui berbagai program kesehatan yang sudah direncanakan.

Dengan penekanan pada upaya preventif ini, diharapkan tingkat stunting di Kabupaten Kutai Timur dapat berkurang secara signifikan. Upaya ini juga menunjukkan komitmen Pemkab Kutim dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama dalam hal pencegahan stunting yang berdampak pada masa depan anak-anak di Kutai Timur.(Adv)

 

Berita Terkait

Diskominfo Staper Kutim Gandeng Ahli Siber untuk Bimtek Keamanan Informasi
Pjs Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Peran Semua Pihak dalam Menciptakan Suasana Kondusif Jelang Pilkada
Pjs Bupati Kutim Apresiasi Sinergi Forkopimda dan Forkopimcam Jelang Pilkada
AHK Apresiasi Upaya Dinkes Kutim dalam Penurunan Angka Stunting
Asisten Pemkesra Kutim Apresiasi Pelatihan E-MTQ, Dorong Inovasi untuk Tingkatkan Prestasi
Pemkab Kutim Gelar Seminar Kajian Tunjangan Kinerja Daerah 2024
Agus Hari Kusuma Apresiasi Pemecahan Rekor MURI oleh Pelajar Kutim
Pjs Bupati Kutim Sidak DLH, Tekankan Penegakan Hukum Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA