Ubaldus Badu Soroti Tingginya Harga Beras dan BBM di Kecamatan Karangan

- Redaksi

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Ubaldus Badu, menyoroti perbedaan harga beras dan bahan bakar minyak (BBM) yang signifikan di Kecamatan Karangan. Dalam sebuah wawancara dengan awak media, Ubaldus Badu mengungkapkan keprihatinannya terhadap ketidakmerataan harga yang dirasa sangat memberatkan masyarakat di Karangan.

Menurut data terbaru, harga beras ketupat di Kecamatan Karangan telah mencapai Rp 540.000 per karung dengan berat 25 kg. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga beras di kecamatan lainnya. Di sisi lain, harga BBM di Karangan mencapai Rp 23.000 per liter, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga di Kecamatan Kaubun yang berkisar antara Rp 18.000 hingga Rp 19.000 per liter.

Baca Juga :   M Amin Tanya Kesiapan Satpol PP Dalam Penegakan Perda Ketertiban Umum

“Kamu tahu harga beras di Karangan sekarang 540.000 satu karung yang 25 kg beras ketupat di Karangan. Kalian tahu harga BBM di Karangan per liter di sana 23.000 di Kecamatan Karangan sementara di Kaubun masih 18.000 sampai 19.000. Karangan sudah 23.000,” ungkap Ubaldus Badu saat ditemui awak media.

Perbedaan harga yang mencolok ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat. Ubaldus Badu menjelaskan bahwa perbedaan harga ini disebabkan oleh sistem distribusi yang belum merata di Kabupaten Kutai Timur. Menurutnya, ketidakmerataan dalam distribusi bahan pokok dan BBM menyebabkan harga-harga di Karangan menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

“Perbedaan harga ini menunjukkan bahwa sistem distribusi di Kabupaten Kutai Timur belum merata. Ini adalah masalah yang serius karena sangat memberatkan masyarakat, terutama yang tinggal di Karangan,” tambah Ubaldus Badu.

Baca Juga :   Asty Masar Beri Pesan Pada KKLR Saat Pelantikan Untuk Jaga Kekompakan, Persaudaraan Dan Silaturahmi

Ubaldus Badu mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah-langkah konkrit guna mengatasi masalah ketidakmerataan harga ini. Ia menekankan pentingnya pemerataan distribusi barang pokok dan BBM agar seluruh masyarakat Kutai Timur dapat merasakan harga yang lebih terjangkau dan adil.

“Saya mendesak pemerintah daerah untuk segera bertindak dan memperbaiki sistem distribusi ini. Kita harus memastikan bahwa semua warga, tidak peduli di mana mereka tinggal, bisa mendapatkan akses ke bahan pokok dan BBM dengan harga yang wajar,” tegasnya.

Selain itu, Ubaldus Badu juga mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam melaporkan permasalahan yang mereka hadapi terkait harga bahan pokok dan BBM. Dengan demikian, pemerintah dapat segera mengetahui dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Baca Juga :   M. Amin, Sampaikan Pandangan Fraksi Demokrat terkait Belanja Daerah Kutim 2023

“Masyarakat juga harus aktif melaporkan jika ada masalah seperti ini. Dengan begitu, pemerintah bisa lebih cepat tanggap dan mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Ketidakmerataan harga beras dan BBM di Kecamatan Karangan menjadi perhatian serius bagi Ubaldus Badu dan DPRD Kutai Timur. Mereka berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat dan memastikan bahwa seluruh warga Kutai Timur dapat merasakan kesejahteraan yang merata. Diharapkan, dengan adanya tindakan dari pemerintah daerah, masalah ini dapat segera teratasi dan masyarakat Karangan bisa mendapatkan akses bahan pokok dan BBM dengan harga yang lebih terjangkau.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru