Strategi Baru Faisal Rachman Untuk Peningkatan APBD Kutim

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 19:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Faisal Rachman ungkapkan pertambangan merupakan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi di Kabupaten Kutai Timur.

Sementara itu sektor lainnya seperti  perkebunan, parawisata dan perikanan serta kelautan hanya beberapa persen saja dalam penyumbangannya terhadap APBD Kutai Timur (Kutim).

Faisal menjelaskan bahwa PDRB Kutim itu nilai tertinggi kalau tidak salah mencapai 80% yang sumbernya dari tambang, sedangkan perkebunan, perikanan, kelautan itu penyumbangnya belum terlalu besar, padahal di awal Kutai Timur berdiri tujuannya.

Baca Juga :   Pariwisata Potensi Untuk PAD Kutim

“Coba liat Ini PDRB kita kan yang tertinggi ini masih sektor tambang, 86 milyar di tahun 2023, tingkat implasi kita di tahun 2023 tu 5,5” ujarnya.

Faisal juga mengungkapkan akan melakukan konsultasi  dan sering dengan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait angka-angka yang ada dalam PDRB kutim tersebut. Salah satunya adalah meracik strategi untuk menciptakan prodak baru daerah atau prodak masyakat lokal yang asli dari Kutai Timur.

Baca Juga :   Ramai Isu Pokir Hilang, Ketua DPRD Kutim Angkat Bicara

Dirinya menyinggu terkait indeks pembangunan kemanusiaan Kutai Timur masih berada di deretan bawah dari target yang ditetapkan Oleh Nasinal.

“Indeks Manusia Kutai Timur, dari provinsi masih 78, kita masih 74 masih berada di bawah” ujar Faisal.

Tambahan dari dirinya bahwa Dalam upaya peningkatan APBD Kutim kedepannya. Dirinya juga mengatakan bahwa untuk peningkatan ABPD Kutai Timur, produk baru yang ada Kutai Timur harus ditumbuhkan dan diekspor ke luar daerah. (*)

Baca Juga :   Dibacakan Kajan Lahan, Begini Pandangan Akhir Fraksi Nasdem atas R-APBD Kutim 2025

 

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru