Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutim — Di balik riuh pembangunan fisik dan proyek besar daerah, ada satu kekuatan kecil yang kerap terlupakan: Rukun Tetangga. Tahun ini, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman kembali mengangkat peran itu ke permukaan lewat sebuah simbol sederhana namun bermakna—penyerahan motor operasional untuk Ketua RT Kelurahan Teluk Lingga.

Di halaman lobi Kantor Bupati Kutim, Rabu (3/12/2025), satu per satu motor diserahkan. Bukan sekadar fasilitas, tetapi bentuk pengakuan bahwa RT adalah fondasi yang menopang wajah pemerintahan di tingkat paling dekat dengan warga.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Harap Budaya dan Kuliner Khas Selalu Dikembangkan

Bagi Ardiansyah, motor ini bukan hadiah. Ia adalah alat kerja, roda kecil yang menggerakkan roda besar pemerintahan.
“RT itu garda terdepan kita. Mereka tahu persoalan warganya dari jarak satu meter, bukan dari laporan. Tugas mereka berat, dan kapasitas itu harus kita dukung,” ujarnya.

Program penguatan RT ini bukan muncul kemarin sore. Sudah digarap bertahap sejak beberapa tahun lalu dan terus berlanjut menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Desa-desa telah merasakan dampaknya pada 2024 dan 2025, meski beberapa wilayah masih menunggu giliran.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Target Peningkatan Wisatawan Mancanegara di Kutim

Bupati pun memastikan tahun depan tidak ada lagi desa yang tertinggal.
“Masih ada sekitar delapan desa yang belum menerima. Insyaallah tahun depan selesai semuanya,” janji Ardiansyah.

Di balik penyerahan motor, tersimpan harapan besar. Dengan mobilitas yang lebih baik, RT dapat lebih cepat merespons masalah sosial, memantau infrastruktur lingkungan, hingga menghubungkan aspirasi warga ke pemerintah tanpa jeda.

Baca Juga :   Bupati Ikuti Vidcon Pengendalian Inflasi Nasional

Karena bagi Kutim, pembangunan tidak hanya diukur dari gedung yang berdiri atau jalan yang mulus. Ia juga diukur dari bagaimana suara warga di ujung gang bisa mengalir lancar ke meja kebijakan.

Motor-motor itu mungkin tampak biasa. Namun di tangan para Ketua RT, ia menjadi penggerak baru bagi pemerintahan akar rumput—tempat setiap langkah kecil bisa melahirkan perubahan besar.

Berita Terkait

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru