Ketua DPRD Kutim Sebut Infrastruktur Pendidikan di Kota Sudah 100 Persen Rampung

- Redaksi

Kamis, 2 Mei 2024 - 22:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Joni, mengungkapkan bahwa infrastruktur pendidikan di kota-kota di Kabupaten Kutai Timur telah 100 persen rampung. Fokus berikutnya adalah memperbaiki dan melengkapi infrastruktur pendidikan di daerah pelosok.

“Infrastruktur pendidikan di kota-kota di Kabupaten Kutim sudah 100 persen rampung,” ujar Joni.

Joni menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur pendidikan di daerah pelosok menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan (RP) saat ini. Melalui anggaran murni tahun 2024, diharapkan fasilitas belajar di pelosok juga akan terpenuhi dengan baik.

Baca Juga :   Dalam Rangka Kunjungan Kerja Hj.Fitriani Hadiri Pansus Pengarustamaan Gender Di Yogyakarta

“Saat ini yang menjadi prioritas adalah infrastruktur pendidikan di pelosok-pelosok. Namun, lewat anggaran murni 2024, fasilitas belajar diharapkan dapat terpenuhi,” tambahnya.

Dengan rampungnya infrastruktur di kota dan fokus yang diberikan pada daerah pelosok, Joni optimis bahwa kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Timur akan semakin merata dan meningkat.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh anak-anak di Kutim, baik di kota maupun di pelosok, mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” jelas joni

Baca Juga :   Faizal Rachman, Tegaskan Proyek MYC Tidak Bisa Utang-Piutangkan

Karena dengan lengkapnya failitas belajar, anak-anak kita semua juga bisa belajar dengan baik dan lebih nyaman. Ilmu yang mereka dapat juga du harapkan lebih baik dengan adanya kelengkapan fasilitas pendidikan.

Pelosok itu boleh dibilang sering kali terlambat untuk dapat bantuan, sehingga sebaiknya Pemerintah secepatnya mengambil langkah untuk memfasilitasi apa yang harus di siapkan untuk kelengkapan fasilitas yang lebih baik di sekolah yang ada di pelosok. Harapannya dengan fasilitas yang baik maka semua akan berjalan sebagaiaman mestinya.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA