Terminal Bus Kecamatan Kabupaten Kutim Kurang Dimanfaatkan, Jimmy ; Lengkapi Fasilitas

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 17:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Sejumlah terminal bus di kecamatan-kecamatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) saat ini kurang dimanfaatkan oleh masyarakat. Beberapa terminal bahkan terlihat seperti gedung terbengkalai tanpa aktivitas yang signifikan.

Anggota Komisi C DPRD Kutim, Jimmy, membenarkan kondisi ini. Ia menyatakan bahwa banyak masyarakat lebih memilih untuk dijemput langsung di rumah mereka, sehingga kebiasaan untuk pergi ke terminal semakin berkurang.

Baca Juga :   DPRD Kutim Segera Sahkan Raperda Persetaraan Gender Menjadi Perda

“Masyarakat tidak terbiasa ke terminal,” ujar Jimmy

Untuk mengaktifkan kembali terminal-terminal tersebut, Jimmy menyarankan agar fasilitas di terminal ditingkatkan dan dilengkapi dengan sarana rekreatif. “Perlu ditingkatkan lagi dengan dilengkapi dengan sarana rekreatif serta fasilitas agar masyarakat bisa tertarik kembali menggunakan terminal,” kata Jimmy.

Upaya ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat dan menghidupkan kembali terminal-terminal bus yang kini terbengkalai, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi transportasi dan ekonomi lokal.

Baca Juga :   Perda Ketertiban Umum Harus Terapkan Prinsip Keadilan

Perbaikan sarana dan prasarana yang ada diterminal, pemeriksaan kualitas dan kondisi kendaraaan yang rutin dilakukan  bisa menjadi bagian yang mendukung untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam menggunakan sarana di terminal.

Banyak yang harus di perbaiki, gedung yang harus segera di rampungkan. Yang dimaksud dalam hal ini gedung utama terminal, lahan parkir terminal, sarana WC dan tambahan musolah.

Baca Juga :   Ketua DPRD Kutim Soroti Krisis Air Bersih di Desa Tepian Langsat

Fasilitas tambahan berupa tempat makan untuk para penumpang yang menunggu bus angkutan umum.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA