Leni Angriani Sayangkan Dua Ratus Siswa Tidak Bisa Masuk SMA Negeri, Usulkan Beasiswa untuk Siswa SMA Swasta

- Redaksi

Kamis, 11 Juli 2024 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Leni Angriani, menyayangkan situasi di mana sekitar dua ratus siswa di daerah tersebut tidak dapat masuk ke SMA Negeri. Menurut Leni, hal ini merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian dan solusi segera dari pihak terkait.

Dalam keterangannya, Leni Angriani menyatakan keprihatinannya atas nasib siswa-siswa yang tidak bisa melanjutkan pendidikan mereka di SMA Negeri. “Dua ratus siswa yang tidak bisa masuk SMA Negeri ini adalah masalah besar. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan kita harus memastikan mereka mendapatkan akses yang layak,” ungkap Leni.

Leni mengusulkan agar bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dapat memberikan beasiswa kepada siswa-siswa yang harus masuk ke sekolah swasta sebagai alternatif. “Apakah mungkin Sekretaris Daerah (Seskab) bagian Kesra untuk bisa memberikan beasiswa jika siswa-siswa ini masuk ke SMA swasta? Ini perlu dipertimbangkan sebagai solusi sementara,” usul Leni.

Baca Juga :   Julfansyah Soroti Pelayanan Kurang Maksimal Imbas Penempatan Jabatan Pegawai yang Kurang Kompeten di Bidangnya

Ia menekankan bahwa sinergi antara Kesra dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim sangat penting dalam menyelesaikan masalah ini. “Kesra dan Disdikbud Kutim harus bekerja sama dan memiliki data yang akurat mengenai siswa-siswa yang membutuhkan bantuan. Hanya dengan begitu kita bisa memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam pendidikan mereka,” tegasnya.

Leni juga menekankan pentingnya data yang akurat dan up-to-date mengenai jumlah siswa yang membutuhkan bantuan. “Data yang akurat sangat diperlukan agar kita bisa merencanakan dan mengalokasikan bantuan dengan tepat. Kesra dan Disdikbud harus berkoordinasi dengan baik dalam hal ini,” tambahnya.

Baca Juga :   Anggota Komisi B Ungkap Proyek Multiyears Jika Terlambat Sangat Di Sayangkan Padahal Sudah Ada Skema

Ia berharap dengan adanya sinergi yang baik antara Kesra dan Disdikbud, masalah ini dapat segera diatasi dan siswa-siswa yang tidak bisa masuk SMA Negeri dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa hambatan. “Kita harus memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak. Tidak boleh ada anak yang putus sekolah hanya karena masalah kuota di sekolah negeri,” kata Leni.

Leni Angriani juga mengajak seluruh pihak terkait untuk turut berperan aktif dalam mencari solusi terbaik bagi masalah ini. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, sekolah, dan masyarakat harus bekerja sama untuk memastikan semua anak mendapatkan akses pendidikan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Baca Juga :   Mulyana Sampaikan Pandangan Akhir Fraksi GAP atas Raperda RPJPD 2025/2045

Sebagai anggota DPRD, Leni berkomitmen untuk terus mengawal masalah ini dan memastikan solusi terbaik dapat diimplementasikan secepat mungkin. “Saya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan mendorong agar solusi yang tepat segera diterapkan. Kita tidak boleh menunda-nunda masalah yang menyangkut masa depan anak-anak kita,” tutupnya.

Dengan perhatian dan tindakan nyata dari semua pihak, diharapkan masalah ketidakmampuan siswa masuk ke SMA Negeri di Kutai Timur dapat segera teratasi, dan pendidikan bagi setiap anak dapat terjamin dengan baik.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA