Kuota Internet Sekolah Berubah Tahun 2025, Ronny Bonar Minta Penggunaan Diprioritaskan untuk Kegiatan Utama

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 18:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Ronny Bonar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kutai Timur menghimbau kepada seluruh sekolah di Kabupaten Kutai Timur, agar dapat mengatur ulang Kembali penggunaan internet di sekolah, seiring diberlakukannya kebijakan baru terkait kuota internet tahun 2025. Ronny Bonar menekankan bahwa pemakaian harus diprioritaskan untuk kebutuhan utama seperti Proses belajar mengajar, administrasi, absensi, laporan, dan kegiatan lainnya.

Baca Juga :   DPRD Kaltim Dorong Digitalisasi untuk Pemerataan Pendidikan di Wilayah Terpencil

Ronny mengatakan dalam kebijakan tahun 2024, sekolah yang menerima 40 GB kuota awal masih dapat mengakses internet meski kuota habis hanya saja jaringannya yang turun menjadi 40 MBPS, Namun pada kebijakan baru, ketika kuota 1 TB habis, kecepatan langsung turun menjadi 1 Mbps sehingga berpotensi mengganggu proses belajar-mengajar dan pengurusan lainnya di sekolah yang menmbutuhkan internet.

“Makanya manajemen kuota sangat penting. Mana yang untuk administrasi, mana untuk pembelajaran seperti YouTube bahan ajar, dan mana yang bersifat hiburan harus dibedakan, nanti saya minta bant uke teman-teman IKS dan provider untuk membantu dalam managementnya, ” ungkap Ronny Kadis Kominfo Kutim

Baca Juga :   Sapto Setyo Pramono Dorong Sistem Data Terpadu untuk Kebijakan Tepat Sasaran di Kaltim

Dalam hal ini Ronny juga berharap dengan adanya bantuan dari tim IKS dan Provider dalam management penggunaan kouta internet, bisa di maksimalkan sesuai dengan kebutuhan setiap sekolah masing-masing.

“makanya nanti saya minta batu tim IKS dan Provider, mudah-mudahan nanti pemakaian internet ini bisa di maksimalkan, ” tambahnya.

Ronny juga mengingatkan bahwa sekolah harus memaksimalkan penggunaan internet dalam jangka waktu sebulan karena kuota sekarang tidak dapat digunakan atau jaringannya turun jika memasuki bulan berikutnya lagi. (ADV)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA