![]()
Kutai Timur – Ronny Bonar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kutai Timur menghimbau kepada seluruh sekolah di Kabupaten Kutai Timur, agar dapat mengatur ulang Kembali penggunaan internet di sekolah, seiring diberlakukannya kebijakan baru terkait kuota internet tahun 2025. Ronny Bonar menekankan bahwa pemakaian harus diprioritaskan untuk kebutuhan utama seperti Proses belajar mengajar, administrasi, absensi, laporan, dan kegiatan lainnya.
Ronny mengatakan dalam kebijakan tahun 2024, sekolah yang menerima 40 GB kuota awal masih dapat mengakses internet meski kuota habis hanya saja jaringannya yang turun menjadi 40 MBPS, Namun pada kebijakan baru, ketika kuota 1 TB habis, kecepatan langsung turun menjadi 1 Mbps sehingga berpotensi mengganggu proses belajar-mengajar dan pengurusan lainnya di sekolah yang menmbutuhkan internet.
“Makanya manajemen kuota sangat penting. Mana yang untuk administrasi, mana untuk pembelajaran seperti YouTube bahan ajar, dan mana yang bersifat hiburan harus dibedakan, nanti saya minta bant uke teman-teman IKS dan provider untuk membantu dalam managementnya, ” ungkap Ronny Kadis Kominfo Kutim
Dalam hal ini Ronny juga berharap dengan adanya bantuan dari tim IKS dan Provider dalam management penggunaan kouta internet, bisa di maksimalkan sesuai dengan kebutuhan setiap sekolah masing-masing.
“makanya nanti saya minta batu tim IKS dan Provider, mudah-mudahan nanti pemakaian internet ini bisa di maksimalkan, ” tambahnya.
Ronny juga mengingatkan bahwa sekolah harus memaksimalkan penggunaan internet dalam jangka waktu sebulan karena kuota sekarang tidak dapat digunakan atau jaringannya turun jika memasuki bulan berikutnya lagi. (ADV)

















