Dorong Pertumbuhan Ekonomi, DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Penguatan Industri Manufaktur

- Redaksi

Jumat, 22 November 2024 - 18:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Loading

SAMARINDA – Industri manufaktur terus menjadi sektor strategis dalam perekonomian nasional, termasuk di Kalimantan Timur (Kaltim).

Dengan kontribusi sebesar 17,73 persen terhadap perekonomian provinsi pada 2023, atau setara dengan Rp149,53 triliun, sektor ini menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan menilai Sektor ini harus diberi penguatan.

Dia menekankan bahwa penguatan sektor manufaktur merupakan langkah krusial bagi daerah yang selama ini bergantung pada sektor pertambangan.

“Terlalu bergantung pada hasil bumi tidak akan memberikan keuntungan jangka panjang. Kita harus mulai fokus pada industri manufaktur yang dapat menciptakan pendapatan daerah yang lebih stabil dan berkelanjutan,” ujar politisi PKS tersebut.

Baca Juga :   Satpol PP Kutim Ajukan Permohonan Penambahan Personil Guna Hadapi Tahun Politik

Agusriansyah menjelaskan, sektor manufaktur memiliki kemampuan untuk mengubah sumber daya alam (SDA) yang melimpah di Kaltim menjadi barang jadi dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Hal ini, menurutnya, adalah kunci dalam membangun perekonomian yang lebih kuat.

“SDA yang kita miliki, jika diolah dengan dukungan SDM profesional melalui pabrik manufaktur, akan menjadi kekuatan luar biasa. Selain mendiversifikasi ekonomi, ini juga membuka peluang besar bagi investasi dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.

Agusriansyah juga memaparkan industri manufaktur terus menarik minat investor. Dalam enam tahun terakhir, sektor ini menyumbang lebih dari 40 persen dari total investasi di Kaltim, baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga :   Nurhadi Dorong Pemuda Terlibat dalam Pembangunan IKN

“Tren investasi ini menunjukkan bahwa manufaktur adalah arah pembangunan ekonomi yang harus kita prioritaskan. Pemerintah, khususnya melalui BUMD, harus memanfaatkan momentum ini untuk merancang program strategis jangka menengah dan panjang di bidang manufaktur,” terangnya.

Dia menilai, kontribusi BUMD terhadap pendapatan daerah masih minim dibandingkan dengan potensi yang ada. Oleh karena itu, Agusriansyah mendorong BUMD untuk lebih proaktif dalam mengelola dan mengembangkan sektor manufaktur sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.

Baca Juga :   Anggota DPRD Provinsi Kaltim Reses di Kutai Timur, Kunjungi 12 Titik

“BUMD harus mampu menjadi motor penggerak industri manufaktur di Kaltim. Program kerja yang jelas dan berorientasi pada hasil nyata perlu segera disusun untuk memastikan manfaat optimal bagi daerah,” tegasnya.

Arah Kebijakan ke Depan
Dengan kontribusi signifikan yang sudah dicapai, Agusriansyah optimistis bahwa manufaktur bisa menjadi tulang punggung perekonomian Kaltim.

Dia berharap pemerintah daerah memperkuat dukungan terhadap sektor ini melalui kebijakan strategis, infrastruktur pendukung, dan regulasi yang mempermudah pengembangan industri.

“Langkah ini bukan hanya untuk meningkatkan perekonomian, tetapi juga untuk menciptakan struktur ekonomi yang lebih berdaya saing di tingkat nasional dan global,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru