Faisal Rachman Harapkan Semua Pihak Terkait Dapat Mencari Solusi Alternatif Terbaik Untuk Mendapatkan Sumber PAD

- Redaksi

Jumat, 10 November 2023 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Wilayah Kabupaten Kutai Timur terdiri dari hutan dan sebagian adalah kebun sawit dan daerah pertambangan.

Semua sektor yang disebutkan pada dasarnya mampu menghasilkan pendapatan bagi daerah kutai Timur secara maksimal

Dan jika di manfaatkan bisa jadi tidak ada orang miskin di Kutai Timur.

Namun, Hal tersebut belum dapat di kelola dengan maksimal meski begitu melimpahnya sumber daya alam

Harapanya itu semua dapat menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD), asal semua pihak bisa saling bersinergi.

Baca Juga :   Faisal Rachman Meminta Penyusunan Raperda Ketertiban Umum Lebih Spesifik

Hal ini diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Faizal Rachman belum lama ini.

Faizal menyebutkan saat ini hanya terdapat beberapa sumber PAD yang ada di Kabupaten Kutim.

Menurutnya, sumber PAD ini belumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten Kutim. Faizal menjelaskan sumber PAD tersebut.

“Di Kutai Timur kan hampir rata-rata semuanya yang 11 pajak itu paling hotel, catering, pariwisata, dan air dalam tanah,” jelasnya.

Baca Juga :   Agusriansyah Hadiri Pelantikan Pengurus KKLR Dan Berharap Paguyuban Beri Kontribusi Pembangunan Di Kutim

Adapun terkait retribusi daerah, Kabupaten Kutim menarik retribusi dari sektor-sektor swasta yang dilakukan secara hati-hati.

“Menaikan retribusi juga harus dihitung, karena jangan sampai menaikan rertribusi justru membenani pelaku usaha kita di daerah, Mencari itu tadi mencari alternatif sumber daya yang bisa direspons PAD,” ujarnya.

Faizal menyebutkan apabila pemerintah terlalu membebani sektor swasta tersebut, ditakutkan akan berdampak pada kesulitan bagi sektro tersebut memutar roda ekonominya.

Baca Juga :   M. Amin Dorong Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah

Penarikan retribusi bagi pelaku pariwisata juga dilakukan secara mendalam dan penuh kehati-hatian, karena disinyalir apabila penarikan retribusi terlalu memberatkan pelaku usaha akan memberangkatkan usaha tersebut ke depannya.

 

Ia juga berharap bersama-sama seluruh elemen dapat menemukan solusi alternatif terbaik untuk mendapatkan sumber PAD baru di Kabupaten Kutim.

 

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA