MYC Jembatan Telen Belum Rampung, Yan Desak Pemerintah: Infrastruktur ini Penting bagi Beberapa Desa

- Redaksi

Jumat, 29 November 2024 - 20:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Kondisi jembatan Kecamatan Telen yang belum juga rampung pengerjaannya menuai sorotan tajam dari legislator Kabupaten Kutai Timur, Yan.

Menurut Yan, proyek tersebut merupakan penghubung antar beberapa desa di Kecamatan Telen. Karenanya, legislator dari Dapil 4 ini mendesak agar pengerjaannya segera diselesaikan.

“Jembatan Telen itu masih pondasi kiri kanan yang sedang dikerjakan tahun ini, ya masih pada tahap pengerjaan pondasi dan ditargetkan rampung di tahun 2025,” kata Yan, kepada awak media Jumat (29/11/2024).

Baca Juga :   Jelang Pilkada 2024, Legislator Pandi Widiarto Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Pilih Pemimpin Terbaik

Selain jembatan, Yan juga menyampaikan, masih terdapat beberapa jalan yang pembangunannya menggunaka dan MYC yang juga belum rampung.

“Seperti Jalan dari Kecamatan Telen menuju jalan poros itu belum tuntas, sejauh ini sudah hampir rampung dan semoga akhir tahun ini selesai yang 6 kilometer, itu juga anggaran multiyears,” jelas Legislator Kutim dari Partai Gerindra ini.

Baca Juga :   Joni Apresiasi Peletakan Batu Pertama Gedung Produksi Air Kemasan oleh PDAM Tirta Tua Benua

Gambaran tersebut, kata Yan, menyiratkan bahwa kondisi daerahnya masih terbilang belum baik, terutama pada infrastruktur penghubung antar desa.

disana terdapat 6 desa yang berada disebrang, seperti Long Noran, Long Segar, Long Melah, Kernyanyan, Rantau Panjang, dan Marah Haloq. Makanya pembangunan itu sangat penting untuk mereka,” paparnya.

Terakhir, Yan berujar, tak bisa dipungkiri ketika semua infrastruktur yang tengah dibangun tersebut selesai, maka mobilitas masayarakat dan perekonomian Kutim bisa berkembang pedat secara merata di berbagai wilayah Kutim. (Adv/res)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA