Drainase dan Pengendalian Banjir Masuk Agenda Prioritas PU Kutim

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 13:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur –  Tidak hanya berfokus pada Pembangunan jalan, Dinas PU Kutim juga menyoroti persoalan drainase dan banjir yang sering terjadi tiap awal tahun. PLT Kadis PU, Joni Abdi Setia mengatakan jika penanganan banjir tidak bisa dilakukan sepihak oleh kabupaten, karena sebagian sungai merupakan kewenangan provinsi maupun instansi lain.

“kalau sungai inikan kewenangannya ada di Provinsi, ada juga untuk di daerah BWS, tapi tetap kita koordinasikan ke mereka,” kata Joni.

Baca Juga :   Kembali Lakukan Sidak di Instansi, AHK Ingin Pastikan Pelayana ke Masyarakat

Meski demikian, PU Kutim tetap melakukan pengerjaan di aliran sungai kecil yang menjadi kewenangan daerah. Joni mengakui dalam beberapa bulan terakhir memang terlihat ada alat berat bekerja di sejumlah titik, namun itu adalah bagian dari program kabupaten untuk menuntaskan masalah lokal yang bisa ditangani langsung.

“ada beberapa memang kegiatan kita, tapi tidak menjangkau di kewenangan mereka, Sebagian kewenangan memang di daerah kita, yang teknisnya dimana spot-spot itu bisa terjangkau, “ ungkapnya

Baca Juga :   Bahrani Ungkap Sulitnya Mencari Dokter Untuk Ditempatkan di Rumah Sakit

Joni juga mengatakan bahwa persoalan mengenai banjir ini antara pemerintah daerah, provinsi, dan pihak terkait harus terus diperkuat agar penanganan banjir bisa lebih efektif penanganannya.

Tidak hanya itu Joni juga menyebutkan dalam proyek drainase di daerah pemukiman seperti Sumber Agung, Desa Sepaso, dan wilayah sekitar APT Pranoto juga masuk daftar usulan prioritas. Program tersebut disusun untuk mengurangi titik rawan genangan serta meningkatkan kelancaran aliran air ketika curah hujan tinggi.

Baca Juga :   Dishub Kutim Ajarkan Taat Lalu Lintas Pada Anak Di Pekan Raya Expo Tahun 2023

Joni menekankan bahwa persoalan banjir merupakan masalah tahunan yang harus ditangani secara bertahap. “Kerja besar, tidak bisa selesai satu tahun. Tapi kita lakukan bertahap sesuai kewenangan,” tutup Joni.(ADV)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA