Kabid Kerjasama Desa: Anggaran Minim Jadi Kendala Optimalisasi Program

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 20:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Anggaran terbatas menjadi tantangan utama DPMDes Kutai Timur dalam menjalankan program kerjasama desa. Kabid Kerjasama Desa, Zainal Abidin, menyebut bahwa alokasi tahun depan hanya Rp 100 juta, jauh menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1 miliar.

“Kalau normal lagi, tentu anggaran lebih besar. Tapi tahun depan cuma Rp 100 juta untuk tiga bidang kegiatan,” ujar Zainal. Dua kegiatan masing-masing mendapatkan 25 juta, dan satu kegiatan 50 juta.

Baca Juga :   DP2KB Kutai Timur Arahkan Persiapan Matang untuk Bimtek SPIP dan Studi Banding ke NTB

Meski terbatas, Zainal menekankan pihaknya tetap akan mendampingi setiap proses kerjasama. Hal ini termasuk memfasilitasi MOU antara desa dan perusahaan, mendokumentasikan administrasi, serta memastikan manfaat program sampai ke masyarakat.

Menurut Zainal, kerjasama desa mencakup pengembangan potensi desa, pengelolaan dana CSR perusahaan, dan pendampingan pendidikan melalui program KKN mahasiswa. “Semua program ini bersifat non-APBN, sehingga koordinasi dengan pihak ketiga sangat penting agar kegiatan berjalan efektif,” kata Zainal.

Baca Juga :   Kutim Gelar Kampanye Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

Selain kendala anggaran, Zainal menyoroti perlunya sinkronisasi data antara DPMDes, perusahaan, dan desa. Ia merencanakan sosialisasi akhir November hingga awal Desember untuk memastikan seluruh dokumen kerjasama terdokumentasi dengan baik.

Dengan keterbatasan dana, pihaknya tetap optimis program kerjasama desa bisa berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mengembangkan ekonomi lokal melalui kerjasama desa dan pihak ketiga.

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA