Ini Tanggapan Kadis Perkim terhadap Keterlambatan Pekerjaan

- Redaksi

Selasa, 1 Agustus 2023 - 17:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) saat disambangi diruang kerjanya pada Selasa (01/8/2023), mengatakan Pekerjaan pembangunan jalan dan drainase telah dimulai.

Ia mengakui bahwa keterlambatan pekerjaan tersebut disebabkan oleh proses konsolidasi paket pekerjaan, terutama paket yang memiliki sifat dan lokasi yang serupa, sesuai rekomendasi BPK.

“Konsolidasi paket pekerjaan ini harus dilakukan berdasarkan rekomendasi dari BPK, terutama yang berdekatan dan sejenis,” kata Ahmad Iip Makruf kepada sejumlah awak media.

Dari anggaran sebesar Rp600 miliar yang dikelola oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, sekitar 30 persen telah dilakukan proses lelang.

Baca Juga :   Buka Pesta Karya IX Di SMPN 1 Sangatta Utara Bupati Beri Apresiasi

“Jumlah paket lelang cukup banyak karena anggarannya kecil, mulai dari Rp500 juta hingga Rp1 miliar, dan ini semua sudah berproses,” tuturnya.

Oleh karena itu, mulai tahun 2024, semua proses konsolidasi paket pekerjaan harus diselesaikan sebelum penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) agar tidak menghambat pekerjaan.

“Sekarang ini masih terjadi keterlambatan karena konsolidasi paket pekerjaan baru dilakukan setelah DPA selesai, sehingga prosesnya agak lambat karena harus memanggil orang dan sebagainya,” jelasnya.

Sebagai informasi sebelumnya, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) akan melakukan konsolidasi proyek tahun ini untuk dilakukan lelang, sesuai saran BPK. Konsolidasi dilakukan untuk proyek-proyek yang berdekatan atau berada dalam satu lingkungan, dengan nilai paket yang hanya Rp200 juta atau kurang.

Baca Juga :   Progres Pembangunan Fisik di Kutai Timur Capai 60%, Namun Terhambat Kendala SIPD

“Saran dari BPK dalam dua tahun terakhir adalah proyek kecil dalam satu lingkungan harus disatukan dan dilelang. Meskipun berbeda pekerjaan, yang penting satu lingkungan dapat dilelang,” kata Kadis Perkim Kutim, Ahmad Iip Makruf.

Meskipun harus melakukan konsolidasi proyek, Kutim tidak mengharuskan adanya nilai minimal paket seperti Pemprov, yang meminta setidaknya Rp2,5 miliar per paket. Bagi Kutim, satu miliar rupiah pun tidak masalah untuk dilelang. Dalam hal ini, kendala yang sedang dicari solusinya adalah bahwa sebagian besar proyek di Perkim ini adalah proyek aspirasi DPRD.

Baca Juga :   DPPA Kutim Gelar Sosialisasi Peningkatan Kualitas Keluarga

Oleh karena itu, perlu mencari solusi seperti misalnya jika di Gang A terdapat peningkatan jalan yang merupakan aspirasi B, namun perbaikan parit di Gang A adalah aspirasi C. Hal ini tentu harus dikomunikasikan dengan DPRD untuk menentukan apakah kedua proyek tersebut perlu dikonsolidasikan untuk dilelang.

“Tentu DPRD juga mengetahui terkait konsolidasi ini. Oleh karena itu, kami berharap tidak akan ada kendala di kemudian hari,” jelasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru