Ardiansyah: Pentingnya Pembekalan dalam Menjalani KKN di Kutim

- Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Sangkulirang, sebanyak 90 mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengikuti pembekalan yang berlangsung di Aula Kampus STIPER Kutim. Acara pembekalan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman pada Selasa (11/7/2023).

Dalam sambutannya, Ardiansyah menjelaskan bahwa tujuan dari pembekalan KKN tersebut adalah untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai aspek-aspek penting yang perlu dipersiapkan dalam menjalankan KKN. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa tidak merasa bingung atau kebingungan dalam menghadapi program-program yang akan dijalankan selama KKN.

Baca Juga :   Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

“Pembekalan KKN merupakan upaya yang dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta KKN mengenai berbagai hal yang dianggap penting agar dalam pelaksanaan KKN mahasiswa tidak merasa bingung dengan program yang perlu disiapkan,” jelas Ardiansyah dalam kesempatan memberikan sambutan pada acara pembekalan tersebut.

Tak hanya itu, Ardiansyah mengaku kaget sekaligus bersyukur masih ada yang menggunakan istilah kata Santiaji dalam memberikan pengarahan sebelum pelaksanaan KKN.

Baca Juga :   Sistem SIPD Jadi Kendala, Realisasi Anggaran di Kutai Timur Tertinggal Jauh

“Sederhananya Santiaji itu adalah pengarahan, pemberian petunjuk, kemudian praktik-praktik kecil sebelum pelaksanaan kegiatan,” jelasnya.

Selain itu, Ardiansyah menyampaikan bahwa Pemkab Kutim sepenuhnya mendukung sekaligus mendorong untuk menjadikan kabupaten sebagai daerah agribisnis dan agroindustri sesuai dengan rencana global desain dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kutim 2001-2025.

“Sekarang merupakan periode terakhir sektor pertanian secara umum menjadi prioritas dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Baca Juga :   Tiga Strategi Utama Disdikbud Kutim Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Ardiansyah merasa bersyukur dengan adanya produk pertanian Kutai Timur yang sudah mencapai pasar nasional hingga mancanegara. (ADV)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA