Dukung Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru PAI, Mulyono Akan Terapkan 2 JP Khusus Membaca Al-Qur’an

- Redaksi

Senin, 24 Juli 2023 - 01:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerjasama dengan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kutim dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutim menyelenggarakan workshop Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD dan SMP se-kabupaten Kutim di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutim, Senin (24/7/2023).

Baca Juga :   Kebijakan Bupati Kutim Mengajak Masyarakat untuk Meningkatkan Kesehatan Melalui GERMAS

Kegiatan ini diikuti sebanyak 108 peserta yang terdiri dari guru agama se-Kabupaten Kutim dan dibuka secara oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman disaksikan oleh Kepala Disdikbud Kutim Mulyono, Perwakilan Kantor Kemenag Kutim Nanang Gazali dan Ketua AGPAII Kutim Rusini.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disdikbud Mulyono memberikan apresiasinya sekaligus mengucapkan terimakasih kepada para guru agama yang telah mendukung kemajuan pendidikan di daerah ini.

Baca Juga :   Bupati Sampaikan Potensi Laut Kutim Sangat Besar Namun Hasil Belum Maksimal Di Forum Diskusi Umum Perikanan Kutim

“Kami akan selalu memberikan dukungan terbaik untuk sektor pendidikan termasuk pembinaan agama,” ucapnya.

Mulyono mengungkapkan bahwa dalam mensukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kutim akan merancang 6 sekolah setelah berdiskusi melibatkan korwil dan pengawas untuk menambahkan 2 jam pelajaran sebagai bentuk ekstrakulikuler.

“2 jam ini dipergunakan untuk membaca Al-Qur’an bagi yang muslim dengan melibatkan UMMI Foundation serta memberdayakan guru-guru TPA,” lanjutnya.

Baca Juga :   Konfercab XIII GOPTKI Kutai Timur: Membangun Kepemimpinan Transformatif untuk Masa Depan

Mulyono menyebutkan bahwa guru adalah orang-orang pilihan yang melakukan investasi akhirat dengan cara mendidik. Ia meminta para guru untuk lebih percaya diri dengan memanfaatkan dukungan dari Disdikbud untuk membangun pendidikan di Kutim. (ADV)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru