Kurikulum Merdeka: Transformasi Pendidikan Menuju Era Baru di Kutai Timur

- Redaksi

Selasa, 1 Agustus 2023 - 22:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengatakan Kurikulum Merdeka sesuai dengan keadaan pendidikan saat ini. Sinergi dengan pendidikan diberbagai tingkatan. Seperti mendukung transisi PAUD ke SD. Hal itu disampaikan orang nomor satu di Pemkab Kutim saat membuka Focus Group Discussion (FGD) garapan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) di Hotel Royal Victoria Sangatta, Selasa (1/8/2023) pagi.

Baca Juga :   Melalui Program Germas Dinkes Kutim Harapkan Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat

“Menurut saya satu kata kunci dari Kurikulum Merdeka Belajar adalah dinamisasi. Maksudnya dinamis guru-gurunya, anak-anaknya sehingga tujuan pendidikan itu dengan muda tercapai. Dalam artian masing-masing anak berbeda kemampuannya tinggal guru memfasilitasi,” ucapnya di hadapan Kepala BPMP Kaltim Khairullah, Kadisdik Kutim Mulyono, Kepala Bappeda Kutim Noviari Noor, Kepala Bidang di lingkup Disdik Kutim dan para peserta FGD.

Baca Juga :   Bupati Ardianyah: Hampir Semua Program APBD Tetap Berjalan, Pembahasan Anggaran Siap Masuk Tahap Final

Lebih lanjut, ia mengucapkan terima kasih kepada BPMP Provinsi Kaltim yang telah menyelenggarakan FGD di Kutim. Berharap kegiatan serupa bisa dilakukan setiap tahun untuk menggali persoalan-persoalan pendidikan yang ada di Kutim.

“Semoga teman-teman yang hadir di sini bisa memberikan masukan-masukan sehingga masukan ini juga bisa kembali ke Kutim untuk kita benahi pendidikan di Kutim,” harapnya.

Baca Juga :   Bupati Kutim Mendorong Mahasiswa KKN Menjadi Kreatif dalam Mengabdi pada Masyarakat

Sementara itu, Kepala BPMP Kaltim Khairullah menjelaskan tujuan FGD ini adalah untuk menjaring pemasalahan-permasalahan pendidikan yang ada di Kutim serta berbagi praktik baik dari Program Sekolah Penggerak (PSP) Kutim.

“Dengan disampaikannya praktik baik PSP serta permasalahan-permasalahan pendidikan di Kabupaten Kutim kepada pemangku kepentingan didapatkan solusi terbaik terhadap permasalahan-permasalahan tersebut,” tutupnya. (Adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA