Aisyah: Pemberdayaan Gender di Kutai Timur, Mewujudkan Kesetaraan Melalui Kebijakan Responsif Gender

- Redaksi

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 22:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Dr. Aisyah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), berbicara tentang pentingnya mengadopsi kebijakan dan program yang mengedepankan responsivitas gender. Pendekatan ini difokuskan pada mengidentifikasi kesenjangan yang ada dan berupaya menciptakan rancangan, implementasi perencanaan kebijakan, serta program kegiatan yang inklusif.

Menurutnya, “Kesenjangan antara perempuan dan laki-laki harus diidentifikasi dan dianalisis. Pengalaman, perhatian, kebutuhan, dan prioritas perempuan dan laki-laki harus diintegrasikan dalam perencanaan, kebijakan, program, dan kegiatan dari tahap perencanaan hingga pemantauan dan evaluasi.”

Baca Juga :   Tingkatkan Profesionalisme dan Dedikasi: 37 Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Kutai Timur Resmi Menempati Jabatan Fungsional

Selain itu, implikasi terhadap gender harus diawasi dan dievaluasi melalui indikator yang menunjukkan penurunan atau penghilangan kesenjangan gender dalam masyarakat.

Beberapa waktu lalu, Lieska Prasetya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (RI), menyoroti bahwa kebijakan, perencanaan, dan anggaran seringkali netral atau bias gender, tidak mempertimbangkan perbedaan kebutuhan, kesulitan, dan aspirasi antara laki-laki dan perempuan.

“Masih terjadi perlakuan yang tidak adil dan peluang yang tidak setara dalam akses, manfaat, dan kontrol terhadap sumber daya pembangunan serta partisipasi dalam pembangunan. Inilah yang menyebabkan kesenjangan gender,” paparnya.

Baca Juga :   Peringati Hari Sumpah Pemuda Bupati Kutim Bertindak Sebagai Inspektur Upacara

Konsep Pengaruh Setara Gender (PUG) merupakan strategi untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam pembangunan. Integrasi ini dimulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi seluruh kebijakan dan kegiatan pembangunan.

Dr. Aisyah menjelaskan bahwa Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) adalah alat untuk mengatasi perbedaan dalam akses, partisipasi, kendali, dan manfaat pembangunan antara laki-laki dan perempuan, dengan tujuan mewujudkan keadilan.

Baca Juga :   Tahun Depan Dinas Koperasi UMKM Kutai Timur Bakal Naik Kelas ke Tipe A

“Perencanaan yang responsif gender mengacu pada penyusunan rencana yang memperhitungkan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, potensi, dan solusi untuk masalah laki-laki dan perempuan,” tambahnya.

Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa Anggaran yang Responsif Gender adalah anggaran yang dibuat dan disetujui melalui proses perencanaan yang responsif gender. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah, bersama dengan kebijakan dan program yang mendasarinya, dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan semua warga negara, baik laki-laki maupun perempuan. (Adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA