![]()
Kutai Timur – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur, Jumeah, menjelaskan inovasi layanan administrasi kependudukan yang diberi nama ParkitMas. Program ini bertujuan memberikan kemudahan bagi ibu dan anak, khususnya bagi mereka yang baru melahirkan atau memerlukan pelayanan kependudukan untuk keperluan kesehatan seperti BPJS Kesehatan.
“Saya berinovasi karena banyak kasus ibu yang melahirkan, atau anak yang perlu operasi, tidak bisa langsung mendapatkan BPJS karena harus memenuhi sejumlah syarat administrasi. Dengan program ParkitMas, pelayanan di rumah sakit dan puskesmas di seluruh kecamatan di Kutai Timur difasilitasi oleh operator yang sudah kami bimbing, baik di fasilitas negeri maupun swasta,” ujar Jumeah.
Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya memastikan anak yang lahir memperoleh akta kelahiran, tetapi juga memperbarui Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua secara otomatis. “Program ini sudah berjalan sejak enam hingga tujuh bulan lalu, hampir sejak awal tahun. Tujuannya adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat, salah satunya ibu yang anaknya harus operasi tapi belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga belum bisa mendaftar BPJS. Dengan sistem ini, begitu anak lahir, NIK bisa langsung diterbitkan dan BPJS segera dapat diakses,” katanya.
Jumeah menekankan bahwa layanan di Disdukcapil Kutim dijalankan sepenuhnya dengan prinsip tulus membantu masyarakat. “Kerja di Disdukcapil ini memang bertujuan membantu orang. Pelayanan dilakukan dengan tulus, memberikan kemudahan, dan memastikan administrasi kependudukan berjalan tertib. Ini berbeda dengan praktik lama, yang kadang membutuhkan biaya atau proses berbelit, sekarang semuanya difasilitasi dengan benar dan cepat,” pungkasnya.
Program ParkitMas diharapkan dapat menjadi model pelayanan terpadu yang efektif, mempercepat akses administrasi kependudukan, dan memastikan hak-hak warga Kutai Timur, terutama ibu dan anak, terlindungi dengan baik.

















