Skema Pengupahan Tim Pendamping Desa Kutai Timur Sesuai Tupoksi, Dana Operasional dari APBDes

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 00:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur, Muhammad Basuni, menjelaskan mekanisme pengupahan tim pendamping desa yang akan mendukung pelaksanaan program dana RT. “Tim pendamping ini terdiri dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Skema pengupahannya mengikuti aturan yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Basuni, jika pendamping melekat menjadi tupoksi di desa atau kecamatan, mereka tidak menerima honor tambahan. “Jalannya pendampingan desa itu bersumber dari APBDes dan kabupaten. Namun, ada aturan bahwa ketika tugas ini melekat sebagai tupoksi, mereka tidak diberikan honor. Sama seperti tim di kantor ini, jika melekat menjadi tupoksi, tidak menerima pembayaran tambahan,” jelasnya.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Benahi Kawasan Folder Sangatta, PUPR Siapkan Pengelolaan Terpadu

Meski demikian, Basuni menambahkan, pendamping tetap bisa mendapatkan dukungan berupa dana operasional ketika turun ke lapangan. “Kalau mereka turun ke desa, mungkin nanti ada dana operasional yang diberikan dalam bentuk perjalanan dinas,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya pendampingan yang profesional dan tersistematis, mengingat jumlah desa yang cukup banyak. “Bayangkan, di Kutai Timur ada 182 desa. Jika pendampingan tidak dikelola dengan baik, kerja mereka bisa menjadi kurang efektif,” pungkasnya.

Baca Juga :   Diskominfo Staper Kutim Adakan Pelatihan Penyusunan Metadata Statistik Sektoral

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan dana RT di setiap desa, memastikan program berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Pendamping berperan penting sebagai katalisator, mulai dari perencanaan hingga pelaporan, agar seluruh mekanisme APBDes berjalan transparan dan akuntabel.

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA