![]()
Kutai Timur – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur, Muhammad Basuni, menegaskan bahwa setiap pengadaan aset desa harus mengacu pada prinsip TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan menggunakan produk dalam negeri.

Kaltim Terkini - Redaksi
Rabu, 26 November 2025 - 22:06 WITA
![]()
Kutai Timur – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur, Muhammad Basuni, menegaskan bahwa setiap pengadaan aset desa harus mengacu pada prinsip TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan menggunakan produk dalam negeri.
“Pengadaan ini tetap mengacu pada prinsip keadilan dan pemerataan. Jangan sampai anggaran habis untuk hal yang kurang bermanfaat, misalnya membangun gapura, tetapi setiap komponen tujuan harus tetap dialokasikan secara proporsional,” ujar Basuni. Hal ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap penggunaan dana desa memiliki manfaat maksimal dan tepat sasaran.
Terkait tim pendamping yang bertugas di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, Basuni menjelaskan mekanisme pengupahannya. “Jalannya pendampingan di desa menggunakan APBDes. Namun, ketika tugas tersebut melekat sebagai tupoksi di kecamatan atau kabupaten, mereka tidak mendapatkan honor tambahan. Yang diberikan hanya jika ada kegiatan turun lapangan, berupa dana operasional dalam bentuk perjalanan dinas,” jelas Basuni.
Ia menambahkan bahwa sistem pendampingan ini penting agar program desa, mulai dari perencanaan hingga pelaporan, dapat berjalan efektif. “Pendamping bertugas sebagai katalisator antara kepala desa dengan RT, membantu memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai rencana dan laporan yang dibuat desa akurat. Dengan sistem ini, pelaksanaan program dapat lebih transparan dan akuntabel,” pungkas Basuni.
Dengan mekanisme ini, Basuni berharap pengelolaan dana dan aset desa di Kutai Timur tetap sesuai aturan, memaksimalkan manfaat untuk masyarakat, serta memastikan pendampingan berjalan efektif tanpa menimbulkan beban tambahan bagi pemerintah daerah.
Berita Terkait

Berita Terkait
Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA
Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan PolitikMinggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA
Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA
Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN BerakhlakSelasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPURabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil BagianRabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan KutimSabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA
Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet SekolahMinggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA
Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu MasyarakatBerita Terbaru
Kutai Timur
Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik
Senin, 20 Jul 2026 - 22:25 WITA
Kutai Timur
Minggu, 14 Jun 2026 - 23:42 WITA
Kutai Timur
Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA
Kutai Timur
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
Selasa, 14 Apr 2026 - 16:28 WITA
Kutai Timur
Rabu, 1 Apr 2026 - 14:19 WITA

