Legislator Yusri Yusuf Nilai Semua Sektor di Kutim Berpotensi Besar, Soroti Kontraktor Banyak dari Orang Luar

- Redaksi

Rabu, 13 November 2024 - 13:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Legislator Kutai Timur, Yusri Yusuf (dok: kaltimterkini)

Legislator Kutai Timur, Yusri Yusuf (dok: kaltimterkini)

Loading

KUTAI TIMUR – Legislator Kutai Timur, Yusri Yusuf menilai kutim merupakan daerah yang memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Sayangnya masyarakat lokal tidak berkesempatan untuk mengelolah SDA tersebut.

Yusri menyebut, produk ekonomi dari Kutai Timur kebanyakan dari luar daerah, namun sebenarnya masyarakat akan siap jika diberikan kesempatan.

“Kita di Kutai Timur seola-olah bisa, bisa menyiapkan, mengerjakan, terus kenapa kita tidak mulai saja?” kata Yusri Yusuf saat ditemui diruangannya, Rabu (13/11/2024).

Baca Juga :   Dispar Kutim Gelar Lomba Pokdarwis

Menurutnya, selama ini Kutai Timur memiliki banyak proyek yang diambil alih untuk dikerjakan oleh pihak dari luar Kuta Timur.

”Misalnya pekerjaan konstruksi yang nilainya di atas Rp15 Miliar, kontraktornya dari luar, yang dari Kutai Timur enggak ada. Terus kenapa kita gak siapakan?” cecarnya.

Politisi Partai Demokrat itu menyangkan, lantaran mega proyek di Kutai Timur tidak pernah absen setiap periodenya.

Baca Juga :   Ketua DPRD Kutim Jimmi Beberkan Belanja Pegawai Jadi Pengeluaran Terbesar RAPBD 2025

“Multi Years Contract (MYC) kita tiap periode ada, tapi gak ada kontraktor kita yang disiapkan, nah melihat regulasinya ada atau tidak. Di Peraturan Pemerintah kan itu ada sebenarnya tinggal direalisasikan aja,” tegasnya.

Yusri mengatakan, pihaknya akan mencoba mendorong agar dapat dibentuk Perusahaan Daerah (Perusda) baru yang akan mengambil alih proyek di Kutai Timur yang selanjutnya. (adv/res)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru