Gelar Bimtek Mitigasi Penangan Sosial Pilkada 2024, Pemkab Kutim Antisipasi Potensi Konflik

- Redaksi

Senin, 28 Oktober 2024 - 16:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

SAMARINDA – Dalam rangka mengantisipasi masalah yang dimungkinkan terjadi selama masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2024, pemerintah menggelar bimbingan teknis (Bimtek), terkait hal itu.

Bimtek tersebut diselenggarakan dengan bekerjasama Smart Academy, dengan tajuk ‘Mitigasi dan Penanganan Konflik Sosial pada Penyelenggaraan Pilkada 2024’. Dan akan berlangsung di Hotel Harris Senin (28/10/2024), selama Lima hari kedepan.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Siapkan Rp270 Miliar Lanjutkan Proyek MYC

Agenda tersebut dibuka oleh Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim, Rizali Hadi, mewakili Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutim Agus Hari Kesuma (AHK).

Rizali Hadi menekankan, agenda tersebut penting untuk memetakan potensi konflik yang mungkin terjadi selama Pilkada.

“Dengan memetakan potensi konflik, kita bisa mengantisipasi dan menyiapkan strategi yang tepat agar konflik tidak berkembang menjadi permasalahan besar,” kata Rizali dalam sambutannya.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Gelar Apel Gabungan 3 Hari Sebelum Hari Pemilihan Kepala Daerah 2024

Rizali juga mengajak semua pihak, baik instansi pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait, untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang kondusif jelang Pilkada 2024.

“Kami mengajak semua pemangku kepentingan untuk bekerjasama dalam menghadapi potensi konflik, memastikan Pilkada Kutim berjalan damai dan sukses,” ujarnya.

Rizali menegaskan, agenda ini diselenggarakan semata-mata hanya untuk memperkuat koordinasi antar semua pemangku kepentingan, dalam menghadapi potensi konflik yang dapat mempengaruhi jalannya pilkada di Kutim.

Baca Juga :   Bupati Kutim Lepas Kontingen Kutim Menuju Porprov VII di Berau

“Di samping memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai strategi mitigasi konflik kepada seluruh peserta, termasuk aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pihak terkait lainnya,” tukas Rizali. (adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru