Kasus Pelecehan Seksual Meningkat di Kutim Tuai Sorotan Legislator Uci

- Redaksi

Minggu, 10 November 2024 - 14:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Meningkatnya kasus kekerasan seksual di Kabupaten Kutai Timur menuai sorotan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Uci.

Ditemui awak media belum lama ini, ia menyapaikan keprihatinannya ata hal itu

Menurutnya, isu kekerasan terhadap perempuan sangat sensitif, terlebih ketika harus dibahas di ruang publik yang seringkali dianggap sebagai aib bagi korban.

Baca Juga :   Peringati Hari Pahlawan, Legislator Uci Ajak Masyarakat Tanamkan Nilai Perjuangan dalam Kehidupan Sehari-hari

“Jika membahas tentang kekerasan terhadap perempuan, ini sangat sensitif, apalagi ketika kita ingin menyampaikan hal ini ke publik, yang seringkali dianggap sebagai aib bagi mereka,” kata Uci.

Uci mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian khusus akan pentingnya memberikan dukungan kepada para korban, seperti konseling untuk membantu pemulihan mental korban.

“Konseling ini penting untuk membantu mereka mengatasi trauma,” tambahnya.

Baca Juga :   Legislator Hasna Wakili Fraksi Golkar Sampaikan Pandangan Umum Fraksi Golkar atas RAPD Kutim 2025

Ia menilai bahwa dampak dari kekerasan seksual sangat memprihatinkan, karena dapat menimbulkan trauma yang mendalam bagi korban.

Uci berharap ada wadah yang lebih efektif dalam menangani permasalahan ini secara lebih komprehensif. dengan adanya perhatian pemerintah, akan hadir ruang aman bagi perempuan untuk melaporkan tanpa rasa takut akan dipublikasikan.

“Saya merasa sangat miris melihat keadaan ini, karena dampaknya sangat besar bagi korban. Saya berharap ada lembaga atau wadah yang bisa menangani masalah ini dengan lebih serius dan mendalam,” tandasnya. (Adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru