Fraksi Demokrat Desak Pemerintah agar Realisasi Anggaran 2025 Dilakukan Secepat Mungkin

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024 - 23:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Legislator Yusri Yusuf, mewakili Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam menyampaikan pandangan pada Rapat Paripurna ke-22 DPRD Kutim.

Untuk diketahui, agenda rapat tersebut merupakan Pandangan Akhir Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Dalam penyampaiannya, Yusri Yusuf meminta Pemerintah Kabupaten Kutim (Pemkab) agar dalam proses realisasi dan penyerapan anggaran bisa dilaksanakan secepat mungkin.

Baca Juga :   Wakili Dapil II, Yusri Yusuf Siap Perjuangkan Aspirasi di Sektor Pertanian dan Perkebunan di Komisi B

“Harapannya dibulan Februari tahun 2025 program dan kegiatan pemerintah sudah bisa berjalan,” ujar Yusri di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (26/11/2024).

Selain itu ia juga menyoroti agar Pemkab kembali menghidupkan atau memberikan kembali pengalokasian dana anggaran kepada unit-unit pelayanan teknis diseluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kutim.

Baca Juga :   Komisi B DPRD Kutim Angkat Bicara Soal Penurunan Kawasan Pertanian

Dia menilai pentingnya kehadiran mereka sebagai kepanjang tangan dinas sektoral dalam mengayomi dan mendampingi masyarakat, dalam melaksanakan program kegiatan pemerintah.

“Dinas sektoral mengayomi dan mendampingi masyarakat dalam melaksanakan program kegiatan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat,”

Menurutnya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) harus lebih aktif dalam memprogram kegiatan pendidikan serta pelatihan pegawai.

Baca Juga :   Afif Rayhan Ajak Mahasiswa IMM Jadi Penggerak Perubahan Melalui Pendidikan dan Kritisisme

“Fraksi Demokrat meminta pemerintah lebih selektif dalam hal kegiatan penganggaran yang berkaitan dengan bimtek dalam SKPD, agar tidak menghamburkan-hamburkan anggaran daerah,” tegasnya.

Ini disampaikannya, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. (Adv/res)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru