Fraksi Nasdem Kutim Soroti Sisa Anggaran, Menyisakan Saldo Rp1,77 Triliun

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota Fraksi Nasdem DPRD Kutai Timur, Ubaldus Badu, menyampaikan pandangan terkait anggaran yang masih menyisakan saldo kas akhir sebesar Rp1,77 triliun. Menurutnya, jumlah ini menunjukkan adanya kegiatan yang belum terlaksana dan belum mencapai target yang telah ditentukan.

“Fraksi Nasdem melihat anggaran yang masih ada saldo kas akhir yaitu Rp1,77 triliun. Ini terdiri dari saldo kas di Kas Daerah sebesar Rp1,72 triliun, kas di bendahara Badan Layanan Umum Daerah sebesar Rp42,85 miliar, kas di bendahara BOSNAS sebesar Rp37,22 juta, dan kas di bendahara penerimaan sebesar Rp2,46 juta,” ujar Ubaldus.

Baca Juga :   DPRD Kutim Apresiasi Capaian Kinerja Pemkab Kutim Tekan Kemiskinan Di Angka 0,5 Persen

Menurutnya, besaran tersebut memungkinkan masih ada kegiatan yang belum terlaksana dan belum mencapai target yang sudah ditentukan. Oleh karena itu, Fraksi Nasdem menilai perlu adanya kajian ulang dalam perencanaan anggaran untuk periode selanjutnya agar penggunaan anggaran dapat lebih optimal dan efektif.

Ubaldus menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk memastikan bahwa alokasi dana dapat mencapai sasaran yang telah direncanakan, dan tidak terjadi penumpukan anggaran yang tidak terpakai. Hal ini, menurutnya, penting untuk mendorong pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik di Kutai Timur.

Baca Juga :   Hepnie Armansyah, Menegaskan Aturan Penggunaan Anggaran Silpa MYC

Fraksi Nasdem berharap, dengan kajian ulang ini, perencanaan dan penggunaan anggaran ke depan dapat lebih tepat guna dan efisien, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kutai Timur.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru