Ardiansyah : Minta Transisi PAUD ke SD Jangan Wajibkan Calistung

- Redaksi

Minggu, 16 Juli 2023 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Menurut kurikulum yang diajarkan, pendidikan anak pada masa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-kanak (TK), Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar (SD) merupakan proses yang menyenangkan, dan tidak mengharuskan mereka untuk terburu-buru dalam hal membaca, menulis dan menghitung.

Pandangan ini juga diungkapkan oleh Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Transisi PAUD ke SD di Hotel Kutai Permai, Sangatta, Minggu (16/7/2023).

Baca Juga :   Program Pelatihan Gratis Berbasis Kompetensi 2023 Dibuka Oleh Bupati Kutim

Kegiatan ini digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dengan tujuan untuk menjalankan program yang menyenangkan dalam memperkenalkan lingkungan sekolah kepada anak-anak yang akan masuk SD. Sang Bupati Kutim menyayangkan jika ada orang tua yang menuntut agar anak mereka menjadi pandai membaca, menulis, dan menghitung di usia dini, padahal ini tidak diwajibkan.

Baca Juga :   Pesantren Kilat Ramadhan 1445H Disdik Kutim Di Buka Bupati

“”Inilah yang wajib dipahamkan ke guru dan orang tua,” Lanjutnya.

Ardiansyah, Bupati Kutim, menekankan bahwa kegiatan ini hanya diadakan di Kabupaten Kutim karena mereka memahami pentingnya pendekatan seperti ini dalam membimbing anak-anak. Ia berharap agar terdapat kesepahaman antara guru-guru di tingkat TK atau PAUD dengan guru-guru di kelas 1 dan 2 SD mengenai pendekatan ini, sehingga terjalin kerjasama yang baik antara mereka. Dengan demikian, anak-anak dapat menikmati proses belajar mereka tanpa tekanan dan dapat tumbuh dengan baik dalam lingkungan yang menyenangkan.

Baca Juga :   Wabup Kutim Berikan Dukungan Pada DKP Kutim Yang Gelar Pasar Pangan Murah Guna Kendalikan Inflasi

“Semoga ada kesepahaman antara guru TK atau PAUD dengan guru-guru SD kelas 1 dan 2 mengenai hal ini sehingga terjalin kerjasama yang baik antara satu dengan yang lain,” ucapnya. (ADV)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA