Situasi Kekerasan dan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Mencuat di Kutai Timur

- Redaksi

Sabtu, 6 Mei 2023 - 19:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Aisyah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mengungkapkan bahwa tahun ini telah mencatat tingkat kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak-anak yang cukup tinggi di Kutim. Hingga bulan April 2023, tercatat 18 kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang telah dilaporkan di Bidang Perlindungan Anak DP3A Kutim. Kecamatan Bengalon dan Sangatta Utara menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi.

Baca Juga :   Diskominfo Perstik Mengawasi dan Memastikan Spot Internet Gratis Aman bagi Pengguna

Aisyah menjelaskan bahwa dari sekian kasus kekerasan dan pelecehan seksual, sebagian besar adalah kasus pelecehan seksual. Menurutnya, kekerasan seksual sering kali melibatkan hubungan keluarga, seperti ayah kandung atau ayah tiri terhadap anak. Kasus kekerasan seksual yang melibatkan pihak luar atau bukan anggota keluarga korban terhitung jarang.

“Mayoritas kasus yang dilaporkan adalah pelecehan seksual,” kata Aisyah pada Jumat (5/5/2023) sore.

Baca Juga :   Khoirul Arifin Pimpin FKDM Kutai Timur 2023-2028: Bersama Wujudkan Kesadaran dan Kewaspadaan Masyarakat

Tingginya angka kasus pelecehan seksual ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk pola asuh yang tidak baik, kurangnya pemahaman agama, kurangnya tanggung jawab, serta kerentanan dalam lingkungan keluarga. DP3A Kutim telah mengadakan sosialisasi tentang dampak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak dengan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Dinas tersebut juga telah menerima laporan-laporan banyak kasus anak terkait.

“Kami mendorong orang untuk melaporkan jika ada tanda-tanda kekerasan atau pelecehan, dan kami berjanji untuk melindungi anak-anak korban,” tegasnya.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Siapkan Pelatihan Maksimal untuk Peserta MTQ 2025

Aisyah menekankan pentingnya melaporkan kasus kekerasan atau pelecehan, dan memastikan bahwa anak-anak korban akan mendapatkan perlindungan. Berkat kesadaran masyarakat, semakin banyak yang berani melaporkan kasus tersebut. Namun, diakui bahwa masih banyak kasus yang belum terungkap. Aisyah berharap semakin banyak orang yang akan berani melaporkan jika anak-anak mereka menjadi korban. (Adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA