DPMDes Kutai Timur Dorong Pemberdayaan Masyarakat Melalui Dana Rp250 Juta per RT

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 00:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur, Muhammad Basuni, menjelaskan program pemberdayaan masyarakat melalui dana bantuan keuangan khusus desa senilai Rp250 juta per RT. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan warga, menurunkan angka kemiskinan, dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang belum tercakup oleh pemerintah daerah atau desa.

“Kalau ada acara di RT, misalnya makan bersama atau kegiatan lainnya, dana ini bisa digunakan. Sasaran utamanya adalah masyarakat miskin,” ujar Basuni. Ia menambahkan, “Program ini juga mencakup akselerasi pemenuhan kebutuhan dasar yang tidak bisa di-cover oleh pemerintah, seperti penerangan jalan, CCTV, pos kamling, hingga penyediaan air bersih dan tandon air. Semua itu sudah masuk dalam perencanaan.”

Baca Juga :   Suksesnya Program DTPHP Kutim: Distribusi 8.000 Bibit Durian Bantu Kelompok Tani

Selain itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, penggunaan alat, hingga pendampingan izin usaha. Basuni menekankan pentingnya keterlibatan RT dalam memilih peserta yang tepat, terutama warga kategori miskin. “Kami berharap peserta pelatihan adalah orang-orang yang membutuhkan. Ini bukan sekadar mengikuti pelatihan tanpa tindak lanjut,” katanya.

Poin penting lain dari program ini adalah penurunan angka stunting. Dana yang dialokasikan di RT bisa digunakan untuk kegiatan yang mendukung pencegahan stunting. Basuni menegaskan, “Perencanaannya berada di tingkat RT. RT mengundang warganya untuk rembuk penggunaan dana, dan mendapatkan dana operasional sebesar 5 persen dari total nilai, sekitar Rp12,5 juta. Dana ini bukan dana taktis, melainkan bagian dari mekanisme pengelolaan desa.”

Baca Juga :   Peningkatan Kualitas Lingkungan: FKPDAS Kutim Luncurkan Penanaman 6000 Bibit Pohon Mangrove di Pantai Teluk Lingga

Mekanisme dana bantuan ini menegaskan bahwa dana tetap melekat pada desa, bukan RT. Seluruh SPJ, pengadaan, dan perencanaan dilakukan desa. “Ini bentuk transfer bantuan keuangan khusus desa, bukan hibah langsung ke RT. Semuanya dikelola desa agar lebih transparan dan tepat sasaran,” pungkas Basuni.

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA