![]()
Kutai Timur – Irma Yuwinda Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur, mengatakan pemerintah akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program peningkatan kapasitas guru dan siswa. Irma Yuwinda juga menegaskan bahwa pelatihan pendidikan kompetensi, dan program beasiswa menjadi fokus utama dalam strategi pengembangan pendidikan di Kabupaten Kutai Timur.
Irma Yuwinda menjelaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari 50 program prioritas Bupati Kutai Timur, di mana 10 di antaranya berada di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur.
“Semua program pelatihan guru, pendidikan kapasitas, serta beasiswa bagi siswa termasuk beasiswa hafiz dan hafizah, terus dijalankan untuk mendukung pendidikan berkualitas,” ujarnya.
Irma juga menambahkan bahwa keberadaan guru honorer tetap diperhatikan melalui pemberian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang disesuaikan berdasarkan zonasi wilayah. TKD ini diberikan untuk mendukung kesejahteraan guru honorer dan guru swasta, memastikan mereka tetap termotivasi dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
“selain dari BOSP, tenaga honorer masih kita interfensi demi kesejahterannya, melalui tunjangan kinerja daerah, ini berdasarkan zona, “ ungkap Irma Yuwinda
Irma juga turut menyampaikan bahwa program peningkatan kapasitas guru juga mencakup digitalisasi pendidikan. Guru-guru didampingi oleh fasilitator yang terlatih, termasuk fasilitator dari program Sekolah Rujukan Google, untuk memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Hal ini diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Menurut Irma melalui hal ini, pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap dapat membangun kualitas pendidikan yang merata di seluruh wilayah, memperkuat kompetensi tenaga pendidik, dan mempersiapkan generasi muda yang berdaya saing tinggi di era digital seperti saat ini.

















