Arfan Ungkapkan Ada Kenaikan Pendapatan Asli Daerah Kutai Timur Dari Kobexindo Cemen

- Redaksi

Senin, 20 November 2023 - 21:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – H. Arfan, SE.MM selaku Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur menyampaikan terkait salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diperkirakan akan naik hingga Rp700 miliar pada tahun 2024. Kenaikan PAD tersebut didorong oleh berbagai potensi sumber PAD baru, salah satunya adalah dari pabrik semen PT Kobexindo.

Baca Juga :   Faizal Rachman DPRD Kutim Soroti Sampah Berserakan di Jalan Poros Bengalon-Sangatta

Wakil Ketua DPRD Kutim tersebut mengatakan, pabrik semen PT Kobexindo akan menjadi salah satu sumber PAD baru yang menjanjikan. Pabrik semen tersebut akan dikenakan retribusi atas bahan bakunya, seperti pasir dan batu.

“Sumber PAD kita kan banyak. Yang bagus ini adalah pabrik semen. Terutama dari bahan bakunya. Kalau terealisasi itu Januari sudah jalan,” kata Arfan kepada sejumlah awak media belum lama ini

Baca Juga :   Sekolah SMA dan SMK di Kutim Over Kapasitas, Hasna Usulkan Sistem Sekolah Pagi Sore

Arfan menilai bahwa saat ini nilai retribusi bahan baku semen diperkirakan Rp50-60 ribu per ton. Nilai tersebut tidak akan memberatkan perusahaan, karena memang merupakan permohonan dari perusahaan.

Rancangan APBD Kutim  tahun 2024  sebelumnya yang diajukan pemerintah ke DPRD Kutim disebutkan akan ada kenaikan PAD hingga sekitar Rp500 miliar. Jika selama ini PAD Kutim hanya berkisar Rp200-250 miliar, untuk tahun depan akan naik jadi Rp700 miliar lebih. Akibatnya, RAPBD Kutim tahun akan datang senilai Rp 9,1 Triliun, dari kesepakatan awal pemerintah dan DPRD senilai Rp8,5 Triliun. Kenaikan PAD Kutai Timur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. (adm1)

Baca Juga :   Legislator Kutim Yosep Udau Soroti Kurangnya Jumlah Personel Damkar Imbas Pengetatan Tenaga Hononer

 

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA