Irma Yuwinda: Semua Sekolah Wajib Miliki BK untuk Tangani Kasus Bullying Harus Sesuai SOP

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 19:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Irma Yuwinda Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur, menegaskan bahwa saat ini penanganan kasus bullying di sekolah menjadi salah satu perhatian dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat. Irma menjelaskan bahwa seluruh satuan pendidikan telah diwajibkan memiliki Badan Konseling (BK) sebagai garda terdepan dalam menangani  kasus perundungan atau bullying yang marak terjadi, di lingkungan sekolah.

Baca Juga :   Kabid Inovasi dan Teknologi Kutim Membuka Kegiatan Pendahuluan Roadmap SIDA

“kita punya BK ya badan konseling, saat seluruh satuan Pendidikan pasti memiliki BK, tentunya ada SOP tertentu jika memang di indikasikan masuk dalam kategori bullying, “ kata Irma Yuwinda

Menurut Irma Yuwinda, bullying tidak bisa dinilai secara sederhana hanya dari tindakan mengejek atau olok-olok antar siswa. “Bullying itu ada kategorinya, tidak serta-merta langsung dianggap sebagai tindak perundungan. Ada asesmen khusus untuk menentukan tingkat dan jenis kasusnya,” jelasnya.

Baca Juga :   Ardiansyah Sulaiman Hadiri Acara Sosialisasi Implementasi Layanan "Cap Jempol" di Ponpes Ibnu Katsir

Irma menegaskan bahwa setiap sekolah sudah memiliki SOP penanganan yang wajib dijalankan apabila ditemukan indikasi perundungan terhadap siswa.

Irma juga menegaskan mengenai peran guru disekolah dalam memberikan energi positif bagi para siswa. Irma menyebutkan bahwa peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan dan pendidikan terus dilakukan untuk memperkuat kemampuan tenaga pendidik dalam menangani situasi emosional maupun sosial di lingkungan sekolah.

Baca Juga :   Disdik Kutai Timur Ajukan Kenaikan Anggaran Untuk Beasiswa

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap penanganan bullying dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan berkeadilan, sehingga tercipta ruang belajar yang nyaman bagi seluruh siswa di Kabupaten Kutai Timur.

 

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru