Pemkab Kutim Bakal Tingkatkan Kemandirian Desa Melalui Ekonomi Kerakyatan

- Redaksi

Rabu, 6 November 2024 - 19:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR — Ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi dengan sifat terbuka, berkelanjutan, dan juga mandiri.

Dalam sistem ini, masyarakat melakukan berbagai kegiatan ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia.

Masyarakat juga bisa fokus untuk mencukupi kebutuhan sesamanya dan saling bahu membahu menciptakan kemandirian.

Untuk itu, Pemkab Kutim selalu berupaya dan berkomitmen untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mewujudkan kemandirian di desa-desa.

Baca Juga :   Jelang Pilkada 2024 Pemprov Giat Pantau Politik Daerah, Pemkab Kutim Komitmen Siap Sukseskan 

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Kutim, Trisno, mengungkapkan ekonomi kerakyatan diwujudkan melalui program pembangunan desa berkelanjutan

Katanya, program ini diluncurkan dengan berfokus utama pada pembangunan objek strategis. Dirancang mendorong desa menjadi unggul dan mandiri dalam jangka 10 tahun.

“Program ini telah dimulai pada tahun 2024 dengan alokasi anggaran sebesar Rp1 miliar per-desa,” ucapnya di Sangatta, Rabu (6/11/2024).

Baca Juga :   Pemkab dan DPRD Kutim Komitmen Siap jadi Daerah yang Mendukung Program Swasembada Pagan Presiden Prabowo

Pada tahun 2025, tambah Trisno, estimasi anggarannya bakal ditingkatkan menjadi Rp2 miliar setiap desa.

Peningkatan ini diharapkan mampu memperkuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Dan juga mengembangkan ekonomi masyarakat desa,” tukasnya singkat.

Ditambahkannya, fokus program ini tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kelembagaan ekonomi desa agar lebih berkelanjutan.

Baca Juga :   Muhammad Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Untuk memastikan program berjalan efektif dan sesuai kebutuhan, “Pemkab Kutim melibatkan seluruh pemangku kepentingan desa.” (Adv)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru