Menu

Mode Gelap
Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK Berangkatkan 83 Calhaj, Ardiansyah Doakan Jadi Haji Yang Mabrur

Advertorial · 17 Nov 2021 16:07 WITA

Sektor Pariwisata Akan Sumbang PAD Terbesar Kutim


 Sektor Pariwisata Akan Sumbang PAD Terbesar Kutim Perbesar

KUTAI TIMUR – Sektor pariwisata berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Pariwisata diharaokan dapat menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kemiskinan. Pariwisata juga salah satu sektor yang paling pesat pertumbuhannya.

Untuk itu, Kab. Kutai Timur terus berbenah di sektor Pariwisata. Pemkab Kutim beraharap Pariwisata Akan Sumbang PAD Terbesar di Kutim. Bukan tanpa alasan karena Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sejak dulu telah menyimpan banyak keindahan alam. Tiap-tiap kecamatan memiliki wisata-wisata yang berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim, Nurullah menyampaikan jika Kabupaten Kutim tidak hanya kaya akan batu bara dan sektor perkebunan saja, namun juga pariwisatanya.

Nurullah menyampaikan berdasarkan survei yang dilakukan oleh beberapa timnya telah membuat nya berkesimpulan bahwa ternyata masih banyak potensi pariwisata di Kabupaten Kutim yang belum tersentuh.

“Seperti yang sudah disampaikan oleh pak Basti tadi, saya jadi berkesimpulan ternyata saat ini masih banyak potensi pariwisata yang ada di Kutim dan belum kita eksplor,” ucap Nurullah, Rabu (17/11/2021).

Selain itu, mengingat rencana yang pernah disampaikan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman tentang peningkatan sektor pariwisata yang nantinya bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) membuatnya semakin bersemangat untuk mengeksplor lebih jauh lagi.

Yang mana sektor pariwisata ini tentu akan menjadi PAD Kutim dalam jangka panjang kedepannya. Hanya saja saat ini yang paling utama adalah fasilitas dan konsep yang akan disuguhkan pada para wisatawan baik masyarakat lokal maupun luar daerah.

“Kita memang memiliki banyak rancangan, tetapi yang paling utama saat ini adalah bagaimana kita mengonsep serta fasilitas apa yang akan kita suguhkan untuk para wisatawan,” ucapnya.

Selain PAD yang berjangka panjang, dirinya juga tetap memikirkan tentang perawatan dan sebagainya. Terlebih akses masuk ke Kabupaten Kutim yang dinilai masih bermasalah. Nampak akses jalan mulai dari Kota Samarinda menuju Kabupaten Kutim yang sangat bermasalah, jalanan yang diibaratkan oleh Bupati Kutim seperti menaiki kuda.(ADV)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

380 Siswa SMKN 2 Dilepas Wabup Ikuti Orientasi dan Pembekalan di Mako Lanal Sangatta

19 Juli 2022 - 16:19 WITA

Seskab Rizali Hadi : Disiplin Menjadi Tolak Ukur Bagi seluruh ASN di Kutim

7 Juli 2022 - 23:21 WITA

Kutim Targetkan Penurunan Angka Stunting sesuai Arahan Nasional

7 Juli 2022 - 23:18 WITA

Kutim Masih Butuh Tenaga Honorer, Karena Terbatasnya Formasi ASN

7 Juli 2022 - 23:15 WITA

Pemkab Gelar Rakor Kepegawaian, Begini Pesan Bupati Kutim

6 Juli 2022 - 13:42 WITA

Ini Pesan Wabup kepada Duta Budaya Kutim 2022

6 Juli 2022 - 12:39 WITA

Trending di Advertorial