TPST Prima Sangatta Eco Waste Jadi Sumber Keluhan Warga, Faizal Rachman Minta Penanganan Serius

- Redaksi

Sabtu, 11 Mei 2024 - 20:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman, menyoroti masalah yang muncul terkait Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Prima Sangatta Eco Waste, yang terletak di belakang Pasar Induk Sangatta. TPST tersebut telah menjadi sumber keluhan dan perdebatan di antara warga masyarakat sekitar.

“TPST Prima Sangatta Eco Waste tidak hanya mengeluarkan bau dan gas yang mengganggu, tapi juga produksinya saat ini tidak sesuai dengan spesifikasi, dimana seharusnya mampu memproduksi 50 ton per hari,” ujar Faizal.

Baca Juga :   Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Faizal menjelaskan bahwa keluhan dari masyarakat sekitar TPST tersebut tidak bisa diabaikan. Menurutnya, dampak negatif dari bau dan gas yang dikeluarkan TPST sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga.

“Keluhan warga tentang bau dan gas dari TPST ini perlu mendapatkan perhatian serius. Ini bukan hanya masalah kenyamanan, tetapi juga kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :   Fraksi Nasdem Kutim Soroti Sisa Anggaran, Menyisakan Saldo Rp1,77 Triliun

Selain itu, Faizal menyoroti bahwa produksi TPST saat ini jauh dari target yang ditetapkan, yaitu 50 ton per hari.

Ia mendesak pemerintah dan pengelola TPST untuk segera mengevaluasi dan meningkatkan kinerja TPST agar sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan.

“Produksi TPST yang tidak sesuai spesifikasi harus segera dievaluasi dan ditingkatkan. Pemerintah dan pengelola TPST harus mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan TPST ini berfungsi dengan baik,” tegas Faizal.

Baca Juga :   Ketua DPRD Kutim Joni Fokus pada Drainase di Kecamatan Bengalon dan Teluk Pandan

Faizal berharap dengan adanya perhatian dan tindakan yang tepat, permasalahan yang ada di TPST Prima Sangatta Eco Waste dapat segera teratasi.

Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kutai Timur dan mengurangi dampak negatif terhadap warga sekitar.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA