Ketua DPRD Kutim Tanggapi Masalah Pasar Tumpah

- Redaksi

Jumat, 12 Juli 2024 - 22:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Joni, menanggapi adanya sejumlah titik yang dijadikan Pasar Tumpah di wilayah tersebut. Menurutnya, permasalahan ini sudah lama terjadi di Kutim dan belum menemukan solusi yang efektif.

Joni mengakui bahwa DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim terus berupaya untuk menyelesaikan masalah ini. Namun, hingga saat ini penanganannya masih mengalami berbagai kendala.

Baca Juga :   Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

“Itu problem lama, Pemerintah dan DPRD selalu berupaya untuk menangani masalah itu, cuma kelihatannya masih agak berat,” ujar Joni.

Joni juga menyebutkan bahwa isu ini sempat disinggung dalam rapat Paripurna yang digelar belum lama ini. “Kemarin saat Paripurna sempat ada yang singgung juga masalah itu. Yang menyulitkan itu, karena kehidupan mereka itu disitu, tapi tetap kami berupaya untuk menangani hal itu, tapi pelan-pelan,” tambahnya.

Baca Juga :   Mulyana: Pemkab Kutim Harus Cermati Pemanfaatan Belanja Transfer untuk Desa

Lebih lanjut, Joni menjelaskan bahwa salah satu kendala utama dalam penanganan masalah Pasar Tumpah ini adalah lokasi para pedagang yang berjualan di depan rumah mereka sendiri. Hal ini membuat mereka merasa tidak bersalah karena berdagang di tanah milik mereka.

“Kami memahami bahwa ini adalah masalah yang kompleks karena para pedagang merasa berhak berdagang di tanah mereka sendiri. Namun, kami akan terus mencari solusi terbaik untuk kepentingan semua pihak,” tutup Joni.

Baca Juga :   Anggota DPRD Kutim Maswar Putuskan Tidak Maju Menjadi Bakal Caleg 2024 Karena Akan Focus Dengan Urusan Kepemudaan Di Kutim

Masalah Pasar Tumpah ini masih menjadi perhatian serius dari DPRD dan Pemkab Kutim, dengan harapan dapat segera menemukan solusi yang adil dan efektif bagi semua pihak yang terlibat.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA