Asisten III Pemkab Apresiasi Tim Saber Pungli Kutim

- Redaksi

Minggu, 17 November 2024 - 20:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Kutim, sudirman Latif, mengapresiasi Tim Saber Pungli Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang menggelar sosialisasi pencegahan pungutan liar (pungli) dan gratifikasi.

Dalam kegiatan itu dihadiri oleh para kepala OPD, perwakilan OPD, dan Camat, termasuk dari wilayah terjauh seperti Karangan. Tim Saber Pungli itu sendiri diketuai Wakapolres Kutai Timur.

Baca Juga :   Ketua DPRD Kutim Sebut Infrastruktur Pendidikan di Kota Sudah 100 Persen Rampung

Agenda ini, menurut Sudirman Latief sangat layak dan perlu dilakukan,”

”terkait dengan pencegahan pungutan liar ,pemberantasan pungutan liar, dan grafikasi. Bagaimana pencegahan pungutan liar itu di jajaran masing-masing opd,” ujarnya.

Sudirman juga menekankan pentingnya pencegahan pungli di berbagai aspek pelayanan publik, termasuk kependudukan, pengurusan surat, dan sekolah.

“Kami benar-benar berupaya untuk mencegah tindakan korupsi di seluruh tingkatan pemerintahan, termasuk di tingkat kepala dinas. Kami terus melakukan sosialisasi kepada mereka untuk tidak melakukan tindakan yang mengarah pada gratifikasi atau menerima hadiah yang berkaitan dengan jabatannya”.

Baca Juga :   Kadisnakertrans Kutim Tekankan Sinergitas dan Pencegahan Konflik di Dunia Kerja

Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi. Seperti kita ketahui, gratifikasi dan pungli adalah akar dari tindak pidana korupsi. Jika tindakan tersebut dibiarkan, meskipun awalnya kecil, lama-kelamaan akan menjadi kebiasaan yang merugikan banyak pihak”, tambahnya.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Baca Juga :   Asisten III Sudirman Latief Sampaikan Komitmen Pemkab Kutim Kelola Pemerintahan yang Transparan

“Kita khawatir kalau ada tindakan-tindakan seperti adanya perilaku pemungutan liar itu. Tentu saja tingkat kepercayaan masyarakat untuk mengurus  kepentingannya itu akan hilang, tidak mempercayai lagi aparat yang melakukan pelayanan publik itu,” tutupnya.(adv/res)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru