2 Program Unggulan Dinas Ketahanan Pangan Kutim Bakal Diluncurkan

- Redaksi

Senin, 21 November 2022 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Ternyata masih ada program yang dimiliki oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur yang belum terlaksana. Yaitu, nilai tukar petani dan rencana pangan dan gizi. Rencananya, progam ini akan diluncurkan pada bulan Desember 2022.

Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur, Awang Amir, menuturkan, untuk program nilai tukar petani pihaknya bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Nilai Tukar Petani (NTP) sendiri adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

Baca Juga :   Dinas PPPA Menggelar Seminar Perempuan Peduli Politik

NTP juga merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

“Yang pertama program yang akan kita luncurkan pada bulan Desember ini adalah NTP atau nilai tukar petani. Dalam hal ini kita bekerjasama dengan BPS,” tuturnya.

Baca Juga :   Perbaikan Jalan di APT Pranoto Sangatta Sudah Hampir Rampung

Program yang kedua adalah Rencana Pangan dan Gizi yang berarti tentang program serta kegiatan di bidang pangan dan gizi guna mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Dalam hal ini, menurut Awang, pihaknya akan berkolaborasi dengan sejumlah OPD terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan yang lainnya.

Baca Juga :   2024 Mendatang, Bupati Akan Resmi Membuka Sail Sangkulirang

Pada intinya, kolaborasi dari sejumlah OPD ini berupaya untuk mencegah stunting di daerah tersebut.

“Yang kedua adalah Rencana Program Pangan dan Gizi. Dalam pelaksanaannya, kami bekerjasama dan berkolaborasi dengan sejumlah OPD terkait. Utamanya untuk mencegah stunting,” tutupnya. (Adv)

Berita Terkait

Rumah Sakit Muara Bengkal Menunggu Penunjukan Direktur
Kecamatan Di Kutim Butuhkan Dokter Spesialis Tunjangan Di Naikan Jadi 60 Juta
Dinkes Kutim Skrining Hipotiroid Penting Dilakukan Bagi Bayi Yang Baru Lahir
Melalui Program Germas Dinkes Kutim Harapkan Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat
Guna Deteksi Penyakit Sejak Dini Dinkes Kutim Sarankan Warga Lakukan Skrining Kesehatan Rutin
Program BPJS Gratis Untuk Warga Kutim Di Ambil Dari Anggaran Daerah
Remaja Kutim Butuh Perhatian DPPKB Gelar Jambore PIK-R
Hangus Terbakar, SD 001 Kongbeng Kembali Dibangun Tahun 2024

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 20:27 WITA

Kasmidi Bulang Qurban 34 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WITA

DPRD Kutim Harapkan Masyarakat Kooperatif dalam Proses Penertiban Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:56 WITA

DPRD Kutim Berharap Pelaku Asusila di Babat Habis Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:22 WITA

DPRD Kutim Harap Pemerintah Lebih Tegas Tertibkan Pedagang di Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:17 WITA

Yan Sebut Kendala Pembangunan Terkait Serapan Anggaran Belum Maksimal

Senin, 10 Juni 2024 - 22:47 WITA

DPRD Kutai Timur Panggil Tiga Dinas Terkait Serapan APBD TA 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 06:13 WITA

Purna Tugas, Basti Fokus Ke Keluarga

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:13 WITA

Kasmidi Bulang Kembalikan Formulir Ke PDI Dan Inginkan Berjuang Bersama PDI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!