Kadis Pertanian Kutai Timur Ungkap Harga Pupuk Tinggi Menyebabkan Harga Beras Ikut Melambung

- Redaksi

Selasa, 17 Oktober 2023 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Kepala Dinas Pertanian Kutai Timur Dyah Ratnaningrum, saat ditemui dalam kegiatan pekan pangan di Kota Sangatta pada selasa (17/10/2023) Pagi. Menjelaskan alasan terkait harga beras yang kian naik.

Salah satu penyebab kenaikan harga beras yakni meningkatnya harga pupuk global sehingga biaya produksi dari sektor pertanian meningkat yang menyebabkan harga jual beras ikut melesat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Timur Dyah Ratnaningrum juga menjelaskan perihal harga beras khususnya di Sangatta Kutai Timur

Baca Juga :   Bupati Kutai Timur Tekankan Pemerataan PAUD: Setiap Desa Harus Memiliki Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini

“Jadi kemarin saya menerima laporan ada yg beli harga beras sampai Rp. 19.000/kg itu tidak ada sebetulnya. Harga beras tertinggi premium sekitar Rp. 14.000/kg, Kalau yg murah harganya Rp 51.000/5kg kemudian yg premium Rp. 64.000/5kg.” ucapnya

Lanjut beliau juga menerangkan untuk harga pupuk yang subsidi dan non subsidi. “keputusan menteri untuk masalah harga pupuk yang bersubsidi yaitu urea Rp. 2250/kg, NPK Rp. 2300/kg, NPK khusus (pelangi, mutiara) Rp. 3300/kg. Non Subsidi memang jauh harganya yaitu harga Urea Rp. 9.760/kg dan NPK Rp. 17.000/kg.” ucap Kepala Dinas Pertanian Dyah Ratnaningrum

Baca Juga :   Rizali Hadi Tanggapi Positif Usulan Dinkes Terkait Kenaikan Gaji dan Insentif Dokter Spesialis

Memang ada penyesuaian, pupuk subsidi disesuaikan dengan anggaran pertanian yang wewenangnya langsung dari Kementrian Pertanian Pusat bukan dari daerah.

“Karna kita tau bahwa pupuk subsidi ini yang bisa mengakses sekarang terbatas. Kalau tanaman pangan hanya padi, jagung dan kedelai. Kemudian tanaman Horti hanya cabai, bawang merah dan bawang putih. Kemudian tanaman perkebungan hanya kopi, tebu dan kakau. Sementara yang  lainnya seperti sayur mayur tidak bisa mengakses pupuk subsidi” jelas Dyah Ratnaningrum Kepala Dinas Pertanian

Baca Juga :   Kepala BPKAD Kutim Sebut Pendapatan Kutai Timur Naik pada Tahap Finalisasi

Untuk itu, ada beberapa program yang dibuat untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka salah satunya pasar pangan murah ini. Ada beras, gula intinya kebutuhan pokok yang bisa di beli oleh masyarakat dengan harga terjangkau. (adm2)

 

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru